AEOMedia.com, Liga Italia – Secara total, Juventus hanya memenangkan enam dari 11 laga terakhir, plus memanfaatkan dari ketersandungan yang dialami Lazio dan Inter untuk mengunci kembali gelar juara. Sarri menilai, Juve tersiksa dengan jadwal sisa musim yang berantakan akibat penangguhan pandemi virus corona selama tiga bulan.

Memahami perhatian tim sekarang tertuju pada ajang Liga Champions, Sarri mengisyaratkan akan mengubah total kesebalasannya ketika meladeni Roma di partai pamungkas musim ini.

“Kemasukan 40 gol musim ini bisa menjadi masalah. Tapi tidak demikian untuk pertandingan malam ini,” tuturnya kepada reporter selepas laga kontra Cagliari.

“Sejumlah pemain kami mengalami cedera dan kami baru saja menjuarai liga 68 jam yang lalu, jadi ini adalah pertandignan yang tidak biasa yang harus dihadapi,” sambungnya.

“Kami harus menjadi lebih solid. Tapi kami satu-satunya tim di Eropa yang telah memainkan lima pertandingan dalam 12 hari. Liga telah menciptakan masalah besar bagi kami,” keluhnya.

“Kita lihat saja, bagaimana kami besok, apakah layak untuk memasang skuad U-23 menghadapi Roma Sabtu nanti untuk membuat pemulihan terbaik,” jelasnya.

Laga Rabu malam tadi juga sebetulnya memberi kesempatan bagi Cristiano Ronaldo untuk mengejar capocannoniere – gelar topskor di liga Italia – tapi sayang sang megabintang Portugal gagal mencetak satu pun gol. Sementara Ciro Immobile dari Lazio kini mengoleksi 35 gol, empat angka di depan Ronaldo, dengan hanya tersisa satu pertandingan lagi.

Lantaran Scudetto sudah diraih, Sarri tampaknya tidak akan mengganti Ronaldo demi membuat dia menutup musim sebagai topskor atau tidak.

“Terkadang Cristiano dan [Gonzalo] Higuain klik karena kami menciptakan sejumlah peluang, tapi kami kurang berkelas dan garang malam ini,” sambung Sarri.

“Cristiano sangat termotivasi, dia ingin bermain karena dia merasa dalam kondisi yang bagus dan siap untuk unjuk gigi,” tandasnya.

Setelah laga kontra Roma Sabtu akhir pekan ini, Juve akan beranjak ke kancah Liga Champions, menjamu Olympique Lyon pada 7 Agustus mendatang. Mereka akan berusaha mengejar defisit 1-0, hasil yang dipetik saat bentrok di leg pertama babak 16 besar Fabruari silam.