Lepas dari Jakarta, kota ini ikut tolak acara Reuni PA 212 – AEOmedia

  • Whatsapp
Muslima Fest

AEOmedia.com | Berita Terkini : Lepas dari Jakarta, kota ini ikut tolak acara Reuni PA 212, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Lepas dari Jakarta, kota ini ikut tolak acara Reuni PA 212, Kami merangkum informasi ini dari beraneka ragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Kegiatan reuni PA 212 yang dipastikan batal diselenggarakan di Jakarta, berencana memindahkan lokasi di masjid Az Zikra, Sentul Bogor Jawa Barat. Sayangnya pemangku keamanan dan kebijakan menolak lokasinya jadi tempat reuni.

Hal tersebut diutarakan Kapolres Bogor, AKBP Harun yang mengatakan pihaknya tidak akan memberikan izin penyelenggaraan reuni PA 212 yang akan dilakukan di wilayah Kabupaten Bogor.

Langkah izin yang tidak direstui Polres Bogor, karena beberapa wilayah di Kabupaten Bogor masih menerapkan PPKM level 3. Kondisi inilah yang membuat penyelenggaraan tidak memungkinkan untuk dilakukan penyelengaraan yang melibatkan kerumunan massa.

Usai Sekda hingga Wagub DKI, kini pengelola Monas bongkar nasib Reuni PA 212. Foto: Antara
Reuni PA 212. Foto: Antara

“Kabupaten Bogor masih level 3, belum mengizinkan untuk kegiatan berkumpul dengan jumlah besar,” tegasnya, dikutip AEOmedia dari Suara, Selasa 30 November 2021.

Keputusan yang sama juga dilakukan camat Babakan Madang, Cecep Imam yang menegaskan jika hingga saat ini belum ada permohonan surat terkait giat atau acara reuni

Camat Babakan Madang Cecep Imam sebelumnya mengatakan, pihaknya belum menerima surat permohonan giat atau acara reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az Zikra Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Aksi massa PA 212. Foto: Suara.
Aksi massa PA 212. Foto: Suara.

“Saya belum menerima surat permohonan giat yang dimaksud, baik dari yayasan Az Zikra atau panitia reuni 212,” katanya.

Ketua Panitia Reuni 212 Eka Jaya sebelumnya mengatakan, untuk reuni 212 yang semula akan dilaksanakan di Jakarta kini berpindah ke Masjid Az Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hal itu karena acara Reuni 212 yang hendak digelar tidak mendapatkan izin dari Polda Metro Jaya.

Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto menyarankan agar sebaiknya Reuni Akbar 212 dihindari.

Hal itu lantaran acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan ini diselenggarakan saat pandemi Covid-19. Apalagi belakangan muncul kabar ada varian virus Corona jenis baru yang lebih berbahaya.

Sunanto pun mempertanyakan urgensi dan orientasi dari Reuni 212 yang digelar di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Aksi 212. Foto: Istimewa.
Aksi 212. Foto: Istimewa.

Dia menilai, apabila para ulama yang tergabung dalam aliansi 212 itu memikirkan keselamatan umat, maka sebaiknya Reuni Akbar 212 di tahun 2021 ini ditunda terlebih dahulu.

Pihaknya kembali menegaskan bahwa imbauan tersebut tak terkait dengan larangan atau menghalangi hak berserikat masyarakat.

“Seharusnya kalau memikirkan dakwah untuk kemaslahatan umat, ya baiknya dihindari. Karena masih pandemi. Ini tanpa mengurangi hak setiap orang untuk berkumpul berserikat dan mengemukakan pendapat ya,” kata Sunanto menyitat RMOL pada Selasa, 30 November 2021.

Pria yang akrab dipanggil Cak Nanto ini lantas kembali mempertanyakan jika Reuni 212 seolah-olah sangat harus dilakukan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Kecuali Reuni 212 untuk kepentingan-kepentingan politik,” ujar Sunanto.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *