Muhammadiyah imbau reuni 212 sebaiknya dihindari: Kecuali untuk kepentingan politik! – AEOmedia

  • Whatsapp
Muslima Fest

AEOmedia.com | Berita Terkini : Muhammadiyah imbau reuni 212 sebaiknya dihindari: Kecuali untuk kepentingan politik!, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Muhammadiyah imbau reuni 212 sebaiknya dihindari: Kecuali untuk kepentingan politik!, Kami merangkum berita terkini ini dari beraneka ragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto menyarankan agar sebaiknya Reuni Akbar 212 dihindari.

Hal itu lantaran acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan ini diselenggarakan saat pandemi Covid-19. Apalagi belakangan muncul kabar ada varian virus Corona jenis baru yang lebih berbahaya.

Logo Muhammadiyah
Logo Muhammadiyah. Foto Instagram @fauzanazkhann

Sunanto pun mempertanyakan urgensi dan orientasi dari Reuni 212 yang digelar di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Dia menilai, apabila para ulama yang tergabung dalam aliansi 212 itu memikirkan keselamatan umat, maka sebaiknya Reuni Akbar 212 di tahun 2021 ini ditunda terlebih dahulu.

Pihaknya kembali menegaskan bahwa imbauan tersebut tak terkait dengan larangan atau menghalangi hak berserikat masyarakat.

“Seharusnya kalau memikirkan dakwah untuk kemaslahatan umat, ya baiknya dihindari. Karena masih pandemi. Ini tanpa mengurangi hak setiap orang untuk berkumpul berserikat dan mengemukakan pendapat ya,” kata Sunanto menyitat RMOL pada Selasa, 30 November 2021.

Pria yang akrab dipanggil Cak Nanto ini lantas kembali mempertanyakan jika Reuni 212 seolah-olah sangat harus dilakukan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Kecuali Reuni 212 untuk kepentingan-kepentingan politik,” ujar Sunanto.

“Tapi, kepentingan politik juga tidak selalu harus mengorbankan keselamatan umat. Apalagi orang yang faham agama harusnya tidak mengorbankan keselamatan umatnya. Paling penting keselamatan ummat,” lanjutnya.

Oleh sebab itu Cak Nanto menyarankan opsi lain yang bisa dipilih oleh pihak panita penyelenggara, yakni dengan mengadakan Reuni Akbar 212 dengan dengan model daring alias virtual.

“Bisa disiasati dengan virtual. Substansinya sama. Kalau memang mau Reuni,” imbuhnya.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *