Stadion Gelora Bung Tomo

AEOMedia.com, Liga Indonesia – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) mengatakan sudah ada beberapa pekerjaan yang dilakukan di GBT, seperti akses untuk pemain, media, official dan penonton. Oleh karena itu, nanti akses masuk dan keluarnya akan terpisah-pisah dan berbeda.

“Saya suruh nambahi beberapa fasilitas lain untuk melengkapi itu,” kata Wali Kota Risma setelah meninjau langsung proses renovasi di GBT, seperti dikutip dari laman Surabaya.go.id, Rabu, (29/7/2020).

Di samping itu, ia juga menjelaskan, saat ini GBT sedang dicat tribunnya dan lampunya akan segera dipasang. Selain itu, jalan menuju stadion GBT terus dirampungkan melalui beberapa akses. “Bahkan, akses dari TPA ke stadion juga sudah tembus,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkot Surabaya (DPRKP-CKTR) Iman Krestian mengatakan, memang ada beberapa proyek yang sedang dilakukan di GBT. Salah satu yang diprioritaskan adalah pengecatan tribun.

“Proses pengecatan ini sudah dimulai sejak dua minggu lalu dan perkiraan awal Agustus sudah selesai,” kata Iman.Dia menuturkan, pengecatan ini dikerjakan sendiri melalui swakelola Satgas DPRKP-CKTR yang jumlahnya relatif banyak. Untuk saat ini, fokus kerja Satgas ini adalah pengecatan tribun yang nantinya akan menjadi satu warna, yaitu warna Abu-abu tua dan Abu-abu muda.

“Setelah pengecatan selesai awal Agustus ini, maka proses selanjutnya adalah pemasangan kursi single site yang rencananya pada awal Agustus kursinya sudah datang,” kata dia.

Ia juga mengakui, proses pengecatan ini memang membutuhkan tenaga yang sangat besar. Sebab, stadionnya sangat luas dan lebar. “Ngecatnya juga tidak sembarangan. Jadi, cat lamanya dikupas dulu baru dilakukan pengecekan baru,” ujar dia

Di samping itu, Iman juga menuturkan, Wali Kota Risma juga memberikan beberapa arahan untuk pemasangan lampu stadion yang sesuai dengan standar FIFA. Sebab. bobot total lampu tersebut sekitar 1,2 ton, sehingga diminta berhati-hati dalam pemasangannya.

“Kita sedang melakukan pemasangan lampu yang 2.400 Lux, sehingga Bu Wali meminta kami untuk berhati-hati,” kata dia.