My Secret Terrius Ramalkan COVID-19

AEOMedia.com, Film – Kabar tentang drama Korea ‘My Secret Terrius’ memprediksi pandemi COVID-19 beredar di media sosial. Kabar ini disebarkan akun Instagram conspiraciestheory pada 29 Maret 2020.

Akun Instagram conspiraciestheory mengunggah potongan video adegan serial tersebut. Selain itu, akun Instagram conspiraciestheory juga mengaitkan serial yang tayang di Netflix ini dengan pandemi virus corona COVID-19.

“Serial televisi dari Netflix tampak sudah memprediksi terjadinya pandemi virus Corona atau COVID-19 sejak 2018. Tayangan 10 episode My Secret Terrius dari Korea Selatan seperti memberi gambaran distopia tentang yang kini terjadi.⁣”Virus Corona menyerang sistem pernapasan. Yang lebih serius, virus Corona memiliki masa inkubasi 2-14 hari,” ungkap seorang dokter dalam serial My Secret Terrius, dilansir dari The Independent.

Dokter itu melanjutkan, virus Corona memanipulasi untuk menyerang langsung paru-paru dalam waktu lima menit setelah terpapar. Dalam serial itu tak ada vaksin yang ditemukan untuk menyembuhkan pasien.

Berbekal informasi itu, para pahlawan drama Netflix kemudian mulai berusaha menggagalkan serangan biologis yang mereka khawatirkan akan menyerang gym sekolah.

Di gym, seorang menteri kesehatan yang sedang berkunjung menunjukkan kepada anak-anak cara mencuci tangan untuk menghentikan penyebaran penyakit. Paralel dengan peringatan kesehatan masyarakat saat ini.

Dokter di acara Netflix memperingatkan bahwa tidak ada obat atau vaksin saat ini, sebuah tantangan yang saat ini dihadapi oleh para ahli ilmiah dunia sekarang.

Dalam dunia nyata, virus Corona dikaitkan dengan SARS. Corona lebih cepat menular dan menyerang paru-paru langsung dalam lima menit. Persis seperti yang terjadi sekarang, serial itu juga menampakkan instruksi kepada anak-anak segera mencuci tangan untuk mengurangi penyebaran virus,” tulis akun Instagram conspiraciestheory.

Setelah ditelusuri kabar tentang serial ‘My Secret Terrius’ dari Korea Selatan yang memprediksi pandemi virus corona COVID-19 ternyata tidak benar.

Virus corona fiksi yang disebutkan dalam film tersebut tidak ada kaitannya dengan virus corona COVID-19 yang kini mewabah di dunia.