Sunday, May 22, 2022
spot_img

Cara Memulai Bisnis Tanaman Hias, Bisa Menambah Penghasilan Bunda Loh

Must Read

AEOmedia.com: Dengan banyaknya orang-orang yang mulai melakukan bisnis tanaman hias, apakah Bunda salah satu yang ingin mencobanya juga? Pandemi COVID-19 yang sudah genap setahun ini telah mengubah banyak gaya hidup manusia. Meskipun vaksin sudah tersedia untuk kalangan tertentu, namun kebanyakan orang tetap saja harus bekerja dan belajar dari rumah guna menghindari infeksi virus.

Akibatnya, waktu di rumah menjadi lebih banyak, dan beberapa orang mulai menemukan hobi atau mulai menekuninya kembali. Salah satu hobi tersebut adalah hobi merawat tanaman hias.

Tua-muda, laki-laki atau perempuan, banyak yang kini menggeluti hobi merawat tanaman hias. Merawat tanaman hias adalah salah satu hobi yang sangat digemari, pasalnya aktivitas merawat tanaman sendiri adalah aktivitas yang menyenangkan dan menenangkan.

Apalagi di tengah beratnya beban hidup belakangan ini, aktivitas menyiram tanaman hias, membersihkan daunnya, hingga memotretnya jelas bisa membawa manfaat untuk kesehatan mental.

Namun, hobi tanaman hias ini sebetulnya juga bisa Bunda jadikan ide bisnis tanaman hias. Dengan modal yang tidak terlalu banyak, bisnis tanaman hias kini tampaknya semakin menjanjikan.

Apalagi dengan kecanggihan internet di masa sekarang, Bunda bisa lebih mudah mendapatkan pelanggan yang rela menghabiskan uangnya demi sebuah pot tanaman hias yang Bunda rawat di rumah.

Bisnis tanaman hias bisa sangat menguntungkan, Bunda juga memiliki banyak hal yang bisa ditawarkan, mulai dari bibit, akar, tanaman hias bunga, daun, batang sampai yang memiliki khasiat sehingga bisa dijadikan alternatif obat herbal.

Bisnis tanaman hias juga cocok untuk Bunda yang sebelumnya belum pernah berbisnis karena umumnya tidaklah menyulitkan.

Namun, jika Bunda ingin bisnis tanaman hias semakin sukses, berikut ini ada beberapa tips yang perlu Bunda ikuti agar semakin sukses dan menguntungkan.

inilah Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias

Berikut ini beberapa hal yang perlu Bunda perhatikan jika hendak memulai bisnis tanaman hias supaya bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal:

1. Pilih Jenis Tanaman Hias

Langkah pertama yang perlu Bunda perhatikan saat hendak memulai bisnis tanaman hias adalah memilih tanaman apa yang akan dijual. Ada cukup banyak pilihan jenis tanaman yang bisa dibudidayakan dengan mudah, bahkan untuk Bunda yang terhitung masih pemula.

Biasanya ada dua jenis tanaman hias yang bisa dipilih untuk dibisniskan, yaitu jenis tanaman berdaun atau tanaman dengan bunga. Keduanya memiliki peluang usaha yang besar dan pastinya sangat menguntungkan bagi Bunda yang ingin bisnis tanaman hias.

Beberapa jenis tanaman yang bisa Bunda jual nanti misalnya adalah:

  • Bunga Anggrek
  • Bunga Melati
  • Bunga Mawar
  • Lidah Mertua
  • Sirih Gading
  • Paku Tanduk Rusa
  • Aglonema
  • Janda Bolong/Monstera
  • Bonsai
  • Kaktus
  • Palem Bambu

Namun, Bunda juga bisa mencoba memperdalam pengetahuan mengenai tanaman hias dari sumber-sumber lain.

Atau jika Bunda punya waktu luang, cobalah datangi pedagang tanaman hias lain yang ada di sekitar rumah atau yang mempunyai reputasi yang baik. Di sana Bunda bisa melihat jenis tanaman yang mereka jual sekaligus mungkin bertanya sedikit tips dalam perawatan tanaman.

Ingat, dengan pemilihan yang tepat, Bunda bisa menjadikan bisnis tanaman hias selalu untung. Kini memang ada banyak jenis tanaman hias yang bisa menjadi komoditi bisnis yang menjanjikan.

Namun, jika Bunda menentukan salah satu tanaman sebagai bisnis yang akan ditekuni, maka pilihlah tanaman yang memiliki daya jual stabil dan tidak hanya musiman saja.

Tah hanya itu, saat memulai bisnis tanaman hias, Bunda juga harus memerhatikan biaya perawatan. Ini bisa menjadi bahan pertimbangan yang perlu dipikirkan dengan matang.

Jadi, jika Bunda merasa terlalu berat dalam mengelola beberapa jenis tanaman sekaligus, Bunda bisa memulainya dengan fokus terlebih dahulu dengan satu atau dua jenis tanaman hias saja.

Jika Bunda sudah merasa bahwa penjualan sudah bagus, maka Bunda bisa perlahan-lahan menambah jenis tanaman baru untuk dijual.

2. Kenali Kebutuhan Tanaman Hias

Berikutnya, Bunda juga perlu mempelajari apa saja yang dibutuhkan dalam perawatan tanaman hias jika hendak melakukan bisnis tanaman hias.

Hal ini bisa membantu Bunda mengontrol proses budidaya tersebut dengan baik, jadi tidak ada tanaman yang malah rusak atau tidak layak untuk dijual.

Semakin banyak yang Bunda ketahui tentang kebutuhan proses budidaya tanaman tertentu, maka ini akan membuat tanaman semakin bagus dan menarik minat calon pembeli.

Ingat, luasnya wawasan mengenai budidaya tanaman hias adalah faktor paling penting untuk bisnis tanaman hias ini. Jangan pernah berhenti belajar, dan dapatkan pengetahuan dari mana saja. Mulai dari artikel, jurnal ilmiah, video tutorial, ahli botani langsung, atau bahkan dari pelaku bisnis tanaman hias lain.

Salah satu kebutuhan utama dari tanaman hias adalah media tanam yang baik.

Dengan memilih media tanam yang berkualitas, maka ini akan mampu menjaga tanaman tetap subur dan segar. Jadi, pelajari baik-baik kebutuhan media tanam untuk tanaman yang dipersiapkan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan terkait media tanam antara lain:

  • Seberapa besar kebutuhan akan media tanam.
  • Bagaimana efisiensi dan efektifitasnya bahan media tanam dan pupuk yang digunakan.

Jika Bunda sudah mampu membuat media tanam sendiri, melakukan bisnis tanaman hias akan jauh lebih baik karena bisa menekan biaya produksi.

3. Pilih Lokasi yang Tepat

Bisnis Tanaman Hias - 1

Foto: enervon.co.id

Lokasi bisa menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam menjalankan bisnis tanaman hias. Pilihlah lokasi potensial, ini adalah lokasi yang ramai atau mudah dijangkau oleh calon konsumen.

Namun Bunda juga perlu menentukan lokasi yang tidak hanya potensial dan ramai, tetapi juga yang ramah untuk tanaman hias kamu.Namun jika terpaksa tidak punya lokasi seperti kualifikasi itu, bisa pakai yang tersedia dulu.

Untuk sementara waktu, Bunda bisa menggunakan rumah sebagai lokasi bisnis dan lakukan penjualan secara online juga. Jika Bunda pintar memasarkan produk, bukan tidak mungkin para pembeli juga rela untuk datang ke rumah Bunda.

Pertimbangkan juga area yang akan digunakan untuk berbisnis. Karena sedikit usaha tanaman hias membutuhkan lahan yang lebih luas sebagai tempat pajangan tanaman.

Kesesuaian suhu kawasan dengan tanaman hias juga perlu Bunda perhatikan. Sebab jika tanaman tidak sesuai dengan suhunya dipastikan tidak akan maksimal atau bahkan bisa mati.

4. Terus Ikuti Tren Tanaman Hias

Nyatanya tak hanya bisnis fashion saja yang harus mengikuti tren, bisnis tanaman hias juga demikian. Bunda perlu mengetahui apa saja tanaman hias yang sedang populer dikalangan pecinta tanaman saat ini, sehingga Bunda bisa memperbanyak jumlahnya.

Sebab meskipun persaingannya tinggi, akan tetapi permintaan pasar pasti akan selalu ada asalkan Bunda pintar-pintar memasarkannya juga. Jadi, pastikan Bunda memiliki beragam variasi yang bisa ditawarkan untuk meningkatkan penjualan.

Ada beberapa jenis tanaman hias populer yang belakangan ini sedang digandrungi sehingga cocok untuk bisnis tanaman hias yang Bunda baru geluti. Tanaman tersebut antara lain:

  • Anthurium
  • Palem kuning
  • Monstera
  • Lidah mertua
  • Peperomia obtusifolia
  • Cycads
  • Siklok

Ingat, Bunda tidak harus menjualnya dalam bentuk tanaman yang sudah dewasa. Bunda bisa juga mulai dari bibitnya, atau saat tanaman masih muda, sekitar seminggu atau dua minggu untuk dijual dengan harga yang lebih terjangkau.

Di sini Bunda juga bisa sekalian menjual pupuk atau perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk perawatan tanaman hias. Jadi pemasukan juga tak hanya datang dari penjualan tanaman tetapi juga dari hal-hal lain.

5. Coba Budidayakan Tanaman Hias Langka

Tak bisa dimungkiri bahwa terkadang berbisnis memang memerlukan faktor keberuntungan juga. Namun, umumnya setiap bisnis pasti memiliki wild card-nya masing-masing. Termasuk bisnis tanaman hias.

Misalnya saja bisnis makanan yang memiliki menu spesial yang hanya bisa ditemukan di tempat makan itu saja. Begitu pula tanaman hias, pasti ada saja tanaman yang menjadi primadona sehingga umumnya cukup langka dan saat dijual memiliki harga yang tinggi.

Jadi jangan ragu untuk membudidayakan tanaman hias langka. Meski membutuhkan perawatan khusus namun dengan harga jual yang menarik pasti akan menguntungkan. Mirip dengan investasi, berbisnis tanaman hias langka bisa membuat Bunda mendulang keuntungan lebih tinggi.

Ada beberapa jenis tanaman yang tergolong langka yang bisa dibudidayakan di Indonesia dan bisa dijual dengan harga yang cukup tinggi, misalnya:

  • Anggrek Hitam Papua
  • Bonsai
  • Sansevieria Ehrenbergii
  • Asoka Varigata
  • Sansevieria Bagamoyensia
  • Star Sansevieria Kirkii
  • Kadaka

6. Terapkan Strategi Pemasaran yang Kekinian

Tanaman Hias - 2

Foto: stylist.co.uk

Selain dengan membuka toko, pemasaran bisnis tanaman hias juga perlu dilakukan secara online nih Bunda. Dengan memadukan strategi marketing online dan offline yang tepat, maka bisnis tanaman hias yang Bunda jalankan bisa bisa mencapai kesuksesan lebih cepat.

Cobalah dengan memasarkan bisnis di komunitas pecinta tanaman hias atau melalui media sosial yang ada.

Bunda juga bisa membuat video cara merawat atau menanam tanaman hias untuk pemula. Dalam video tersebut Bunda juga bisa sambil mempromosikan bisnis tanaman hias yang Bunda jalankan.

Coba pasang iklan di lingkungan sekitar dan secara online. Buat iklan sederhana, dan Bunda bisa menyertakan beberapa foto tanaman yang Bunda jual.

Posting iklan ke grup Facebook lokal, Facebook Marketplace, dan akun media sosial lainnya. Bila perlu, adakan promosi potongan harga.

7. Persiapkan Modal Usaha

Tentunya bisnis tanaman hias yang Bunda idam-idamkan tidak akan berjalan tanpa modal yang cukup. Modal awal yang bisa dipersiapkan untuk bisnis dari hobi ini bisa berkisar Rp 3 juta.

Modal ini meliputi tanaman hias yang ingin dibudidayakan termasuk bibitnya dengan kisaran harga Rp2 juta dan membeli peralatannya sekitar Rp1 juta. Namun, modal bisa lebih murah lagi jika Bunda sudah memiliki perlengkapan dan peralatan sebelumnya.

Ingat, untuk tempat dagang Bunda bisa mulai dari jualan secara online terlebih dahulu. Jika permintaan mulai ramai, maka Bunda bisa segera cari tempat atau lokasi permanen untuk berjualan.

Selain itu, bisnis tanaman hias juga tak akan berjalan jika Bunda hanya modal niat saja. Segera atur strategi dan praktik langsung. Ingat juga bahwa Bunda perlu sedikit usaha, kegagalan, dan komitmen yang kuat untuk menjalankan bisnis ini hingga mencapai kesuksesan kelak.

Jadi, pastikan Bunda tak hanya siap modal uang tetapi juga siap mental menghadapi pasang surut dunia bisnis.

Jangan lupa untuk banyak berkonsultasi dengan mereka yang sudah berpengalaman di bisnis tanaman hias ini. Perkaya diri dengan informasi penting seputar bisnis tanaman hias. Selamat mencoba ya Bunda!

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin berjudul Cara Memulai Bisnis Tanaman Hias, Bisa Menambah Penghasilan Bunda Loh
Repost for: AEOmedia.com

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Inilah Game Dekor Rumah yang Paling Menarik Untuk Dimainkan

Memang akan sangat mengasyikan jika bisa bermain game yang isinya bercerita tentang aktivitas sehari-hari seperti di kehidupan nyata. Kerennya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -