Bruno Fernandes

AEOMedia.com, Liga Inggris – Fernandes didapuk sebagai pemain terbaik Manchester United musim lalu. Wajar saja mengingat sejak dibeli dari Sporting Januari lalu, Fernandes langsung jadi andalan di lini tengah.

Tak cuma itu, Fernandes juga tampil tajam dengan torehan 12 gol dan sembilan assist. Sayangnya hampir 80 persen gol Fernandes diciptakan dari titik putih, yakni delapan gol. Sementara MU punya lebih dari 20 penalti sepanjang musim lalu.

Alhasil, Fernandes pun dicibir banyak pihak karena hanya jago membuat gol dari penalti. Kekalahan MU dari Crystal Palace membuktikan Fernandes tidak bisa berbuat banyak.

Pada laga itu, Fernandes dicatat Whoscored tak membuat attempts sama sekali dan tidak memenangi duel dengan lawan. Bahkan jumlah passing Fernandes cuma 21 kali dengan akurasi 86 persen.

Memang ini masih awal musim dan Fernandes mungkin saja bisa mencetak gol lagi, meski itu harus dari titik putih. Meski demikian, Fernandes tak peduli jika ada yang mengkritiknya lagi dengan sebutan “jagoan penalti.

“Kita tidak bisa bicara banyak soal penalti karena semua orang bakal bilang ‘Bruno cuma bikin gol dari penalti’,” ujar Fernandes seperti dikutip Mirror.

“Padahal jika pemain lain bikin gol, tidak masalah tuh! Mereka juga bikin gol dari penalti, Anda tahu itu kan,” sambungnya.

“Tapi, penalti itu bagian dari pertandingan lo. Anda harus bikin gol. Anda punya kesempatan, tapi Anda harus bikin gol.”

“Saya tahu semua orang bilang penalti itu mudah, tapi Anda pun bisa kalah di final gara-gara penalti.”

“Manchester United menang Liga Champions di Moskow 2008 karena penalti. Bagi banyak orang, mudah mengatakannya karena Anda menonton di TV.”

“Memang mudah ‘Tinggal lihat kiper bergerak ke kiri, jadi Anda tembak saja ke arah kanan,” papar Fernandes,

“Ya, saya bisa saja menembak ke kanan tapi, saya pikir, mending ke kiri dan kiper menepisnya, Itu bisa saja terjadi. Tapi yang penting buat saya adalah bisa terus bikin gol,” tutup Bruno Fernandes.