Pasca bebas Habib Bahar beri kesaksian siksa kubur diberhentikan Allah karena baca Injil – AEOmedia

  • Whatsapp
Habib Bahar bin Smith. Foto: Instagram

AEOmedia.com | Berita Terkini : Pasca bebas Habib Bahar beri kesaksian siksa kubur diberhentikan Allah karena baca Injil, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Pasca bebas Habib Bahar beri kesaksian siksa kubur diberhentikan Allah karena baca Injil, Kami merangkum berita terkini ini dari beraneka macam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Pasca menghirup udara segar alias bebas dari masa tahanan, penceramah Habib Bahar bin Smith memberikan dakwah soal pahala seseorang ketika meninggal hingga siksa kubur.

Dengan penuh kesejukan, Habib Bahar menjelaskan perlunya seorang anak berbakti terhadap orang tuanya meskipun sudah meninggal dunia.

“Berbakti terhadap orang tua bukan hanya semasa hidup, tapi bisa juga berbakti kepada kedua orang tua walaupun telah meninggal, kita masih bisa berbakti,” kata Habib Bahar dalam sebuah ceramah yang dihadiri pula oleh Habib Reihan Al Qodry, dikutip – dari saluran YouTube Repost Dakwah Official, pada Kamis, 25 November 2021.

Habib Bahar bin Smith. Foto: Instagram

Habib Bahar menjelaskan, salah satu caranya ialah mengirimkan doa. Hal itu lantaran ketika seseorang meninggal, maka amal ibadahnya bakal terputus. Kecuali semasa hidupnya, yang bersangkutan menebar benih kebaikan berupa ilmu yang bermanfaat bagi banyak orang.

Namun adapula cara lain, yakni dengan mengirimkan doa agar orang yang sudah meninggal terus mendapat pahala.

“Bagaimana cara kita berbakti terhadap orang tua walau sudah meninggal? Yaitu dengan mengirimkan doa. Sebagaimana dalam hadiz, Rasulullah bersabda jikalau manusia itu wafat atau meninggal maka terputus seluruh amal ibadahnya, kita salat dalam kubur tidak bisa, jadi terputus,” ujarnya.

“Anak soleh yang mendoakan kedua orang tuanya. Jadi meskipun orang tuanya sudah meninggal, dia yang dikirim anaknya bisa sampai kepada kedua orang tuanya dalam kubur,” sambungnya.

Kisah Nabi Isa AS mendengar jeritan ahli kubur

Ilustrasi injil. Foto: UKexpress
Ilustrasi injil. Foto: UKexpress

Dia pun mencontohkan sebagaimana yang dikisahkan oleh Nabi Isa AS tatkala mendengar suarat jeritan dari seorang ahli kubur di makam.

Nabi Isa pun bertanya kepada Allah, mengapa suara jeritan itu terdengar dan seketika berhenti.

“Sebagaimana dikisahkan dahulu di zaman Isa AS, beliau lewat di samping kubur dan tiba-tiba mendengar jeritan si ahli kubur tersebut. Nabi Isa pergi, tapi begitu dia pulang, dia tidak mendengar tangisan dan jeritan lagi. Nabi Isa kemudian bertanya kepada Allah, ‘ya Allah tadi aku lewat di sini ada teriakan dan jeritan, tapi mengapa begitu aku lewat jeritan itu hilang?’,” ungkap Habib Bahar.

Habib Bahar menuturkan, jeritan dari si ahli kubur tak terdengar lagi lantaran azab dan siksanya diberhentikan oleh Allah.

“Kata Allah, ‘aku siksa itu ahli kubur tadi karena dia adalah orang yang suka berbuat dosa, berbuat maksiat, tetapi aku hentikan siksa ku, azab ku karena dia punya anak di rumah sedang membaca injil, makanya aku hentikan siksa dan azabnya’,” tuturnya.

Lebih lanjut siksa kuburnya diberhentikan lantaran anaknya berbakti kepada orangtua dengan mengirimkan doa.

“Seorang anak yang membaca injil, allah berhentikan siksa dan azab orang tua di dalam kubur, maka bagaimana kalau anak-anak kita mengirimkan doa dan pahala kepada kedua orang tua yang sudah meninggal,” tamdas Habib Bahar.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *