Kalah Tiga Kali dalam Empat Laga, Persebaya Terpuruk di Papan Bawah – AEOmedia

  • Whatsapp
Kalah Tiga Kali dalam Empat Laga, Persebaya Terpuruk di Papan Bawah

AEOmedia.com | Liga Indonesia : Kalah Tiga Kali dalam Empat Laga, Persebaya Terpuruk di Papan Bawah , Dunia olahraga memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia sepakbola di indonesia, Simak Gan: Kalah Tiga Kali dalam Empat Laga, Persebaya Terpuruk di Papan Bawah .

Bhayangkara FC berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya pada lanjutan Liga 1 2021. Berlaga di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat malam ini (24/9), Bhayangkara FC memukul Persebaya dengan skor tipis 1-0.

Read More
Baca :  Persela Tampak Lebih Santai Dibandingkan Tim-Tim Lainnya - AEOmedia

Gol tunggal Bhayangkara dicetak oleh bek tengah Anderson Salles lewat tendangan bebas pada menit ke 65.

Sejak wasit meniup peluit tanda pertandingan mulai, kedua tim bermain dalam tempo tinggi. Striker Bhayangkara Ezechiel Ndouasel dan penyerang Persebaya Jose Wilkson sama-sama mengancam pertahanan lawan.

Namun lini belakang kedua tim juga solid. Sehingga mereka mengalami jalan buntu. Meski dalam tempo tinggi, pada 30 menit pertama, kedua kiper tim nyaris tak melakukan penyelamatan berarti.

Namun pada lima menit terakhir, tensi pertandingan meninggi. Ini terlihat dari terciptanya peluang lewat tendangan penjuru.

Dari Bhayangkara FC, tendangan jarak jauh pemain Korea Selatan Lee Yu-jun sedikit melebar dari gawang Persebaya yang dikawal Ernando Ari.

Persebaya sendiri membuat peluang pada menit terakhir melalui sundulan yang mampu diblok pemain bertahan lawan.

Baca :  Wisma Persebaya Dirusak dan Dijarah - AEOmedia

Pada babak kedua, tempo permainan semakin cepat. Bahkan, striker kedua tim sama-sama mendapat peluang. Bhayangkara FC akhirnya menciptakan gol pada menit 65 melalui tendangan bebas yang cantik dari Anderson Salles.

Persebaya berusaha menyamakan kedudukan dengan tampil lebih terbuka. Sehingga tercipta beberapa peluang. Salah satunya melalui tendangan bebas pemain asal Jepang Taisei Marukawa. Namun, sepakan itu bisa dihalau lini belakang Bhayangkara.

Pada menit ke-77, kaki Rachmat Irianto mengalami kram sehingga harus meninggalkan lapangan. Pelatih Aji Santoso menggantinya dengan Marselino Ferdinan.

Terus ditekan, pelatih Bhayangkara Paul Munster memasukkan gelandang timnas Evan Dimas dan bek kiri Ruben Sanadi. Mereka masing-masing menggantikan Adam Alis dan Wahyu Subo Seto.

Baca :  Empat Pemain ke Timnas, Persebaya Merasa Kekuatan Berkurang 40 Persen - AEOmedia

Persebaya menciptakan peluang emas pada masa injury babak kedua lewat sepakan keras kaki kiri Supriyadi. Namun, tendangan itu melenceng tipis di sisi kanan gawang Awan Setho.

Beberapa detik menjelang laga bubar, Persebaya harus bermain dengan 10 orang. Itu setelah bek Rizky Ridho mendapat kartu kuning kedua karena melakukan pelanggaran keras.

Dengan kekalahan ini, Persebaya terpuruk di papan bawah. Kalah tiga kali dalam empat pertandingan, Persebaya berada di posisi ke-15. Sementara itu, Bhayangkara berada di posisi kedua dengan 10 poin, sama dengan yang dikumpulkan pemuncak klasemen sementara Bali United.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *