Royal Enfield Meteor 350, Kental Nuansa Klasik, Gendong Fitur Modern – AEOmedia

  • Whatsapp
Royal Enfield Meteor 350, Kental Nuansa Klasik, Gendong Fitur Modern

AEOmedia.com | Otomotif : Royal Enfield Meteor 350, Kental Nuansa Klasik, Gendong Fitur Modern, Beragam portal trends otomotif memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, Mari dilihat: Royal Enfield Meteor 350, Kental Nuansa Klasik, Gendong Fitur Modern.

– Royal Enfield (RE) Meteor 350 menjadi lini andalan merek motor yang berasal dari Inggris dan diproduksi di India. RE Indonesia resmi meluncurkan Meteor 350 pada akhir Maret lalu lewat PT Nusantara Batavia International selaku main dealer.

Read More

Motor ini tampil dengan nuansa klasik yang kental. Namun, menggendong sejumlah fitur modern laiknya sepeda motor zaman sekarang. Lampu depan yang tetap mengandalkan bentuk bulat, dilengkapi dengan daytime running light (DRL) yang melingkar. Tentu menambah kesan kekinian RE Meteor 350.

Fitur modern yang paling kentara lainnya adalah RE Tripper di instrumen klaster digital dengan bentuk lingkaran di sebelah kanan. Fitur tersebut bisa disambungkan ke smartphone lewat bluetooth. Juga terdapat penunjuk waktu digital. Pada bagian utama kluster sebagian besar digital dari penunjuk gigi atau gear, indikator bahan bakar, dan jarak tempuh.

Lampu depan yang tetap mengandalkan bentuk bulat, dilengkapi dengan daytime running light (DRL) yang melingkar. (Edy Pramana/-)

RE Meteor 350 dilengkapi Anti-Lock Braking System (ABS) yang membuat semakin nyaman dan percaya diri dalam berkendara. Ini merupakan fitur keselamatan yang makin membuat motor ini dipenuhi fitur modern. Untuk rem depan disematkan cakram berukuran 300 mm, sedangkan di belakang cakram dengan ukuran 270 mm.

Baca :  Royal Enfield Pertahankan Filosofi dan Sejarah selama 120 Tahun - AEOmedia

Motor ini dari tampilan merupakan cruiser entry level. Cruiser adalah motor yang memiliki posisi mengemudi dimana stang lebih ke atas dibanding motor biasa. Jok lebih rendah dan peletakan pijakan kaki yang sedikit lebih memanjang ke depan. Posisi mengemudi seperti ini menciptakan kenyamanan saat perjalanan jauh. Namun, RE Meteor 350 masih nyaman dan pas digunakan di jalanan perkotaan.

Lantas, seperti apa impresi menjajal RE Meteor 350. Berikut ulasannya.

Riding Position dan Handling

Jok terasa nyaman lantaran dilengkapi busa lebar dan empuk. Letakan pijakan kaki lebih ke depan dari posisi jok sehingga membuat pengendara semakin nyaman. Ini memang salah satu ciri khas motor curiser.

Posisi pengendara semakin nyaman, tegap, dan lebih relaks karena desain setang yang agak tinggi. Ketika sudah mengendara, tak terasa berat meski motor ini berbobot isi 191 kg. Saat dikendarai terasa lebih stabil dan dalam bahasa jawa disebut antep.

Fitur modern yang disematkan di RE Meteor 350 (Edy Pramana/-)

Saat menikung masih mudah dikendalikan dengan bobot 191 kg. Rasanya tak salah motor ini memiliki tagline Easy Cruising. Dalam artian, motor ini mudah dikendalikan dan memberikan kenyamanan.

Untuk suspensi, redamannya terbilang nyaman. Baik di jalan aspal maupun jalan yang terdapat polisi tidur ukuran kecil. Bahkan, bisa dibilang lembut. Suspensi depan model telekospik berdiameter 41 mm. Sementara sokbreker belakang bisa diatur tingkat kenyamanannya atau keempukannya.

Baca :  Kini Belanja Sepeda Motor dan Aksesoris Tak Perlu Ribet Dijamin Asli - AEOmedia

Performa

Motor ini dibekali mesin 1 silinder SOHC 2 katup, injeksi, 5 percepatan, berpendingin udara dan oli. Kapasitas murni adalah 349 cc. Dengan dapur pacu itu, mampu memuntahkan tenaga maksimal 20,2 dk di 6.100 rpm. Ini dengan torsi maksimal 27 Nm pada angka 4.000 rpm.

Salah satu fitur lain yang disematkan dalam motor ini adalah adanya balancer shaft. Fitur ini bertujuan untuk mengurangi adanya getaran. Tak pelak, getaran dari mesin RE Meteor 350 terbilang minim. Hanya saja, ciri khas dari RE tetap ada yakni dentuman yang ngebas.

RE Meteor 350 sangat nyaman ketika diajak untuk kecepatan tinggi. Dengan 5 percepatan, tarikan pertama terasa ringan. Di jalan lurus, motor ini tetap stabil ketika gas ditarik lebih kencang. Namun, motor ini bukan difokuskan untuk kecepatan, melainkan kenyamanan.

RE Meteor 350 mengutamakan kenyamanan (Edy Pramana/-)

Sistem pengereman dengan ABS dual channel disuntik kaliper Bybre 2 piston serta cakram 300 mm di depan, membuat makin aman. Rem belakang menggendong cakram 270 mm dengan kaliper Bybre 1 piston. Dengan sistem pengereman tersebut membuat pakem dan tak perlu menginjak lama-lama atau keras saat melakukan pengereman.

Motor ini juga memiliki satu fitur yakni sensor side stand. Jangan kaget ketika starter tak bisa dinyalakan ketika gigi atau perseneling masih masuk dan standar samping masih aktif. Ya, dengan snsor side stand, mesin otomatis mati saat gigi masuk dan lupa melipat standar samping. Untuk konsumsi bahan bakar, RE Meteor 350 lumayan irit. Kapasitas bahan bakar 15 liter dengan 5 liter cadangan.

Baca :  Meteor 350 yang Lincah di Perkotaan dan Tangguh untuk Perjalanan Jauh - AEOmedia

RE Meteor 350 ada tiga tipe yakni Fireball, Stellar, dan Supernova. Untuk varian Supernova yang termahal ada warna dual-tone Supernova Blue dan Supernova Brown. Tipe ini memiliki ciri khas dilengkapi windshield. Sedang fitur lainnya sama dengan Stellar. Selain itu dilengkapi back rest atau sandaran punggung untuk pembonceng.

Spesifikasi RE Meteor 350
Mesin: 1 silinder 4-stroke SOHC 2 valve, air-oil cooled
Kapasitas murni: 349 cc
Bore x stroke: 72 x 85,8 mm
Rasio kompresi: 9,5:1
Tenaga maksimal: 20,2 dk @6.100 rpm
Torsi maksimal: 27 Nm @4.000 rpm
Sistem starter: Electric starter
Sistem pelumasan: Wet sump forced lubrication
Sistem pengabutan: Electronic fuel injection
Tipe kopling: Wet multi-plate clutch
Tipe transmisi: 5 speed constant mesh
Electical system: 12 Volt DC
Battery: 12 V 8 Ah MF
Engine oil: SAE 15 W 50 API SL grade JASO MA 2 semi syntetic
Headlamp: H4-60/55W with LED DRL
Stop lamp: LED 2.4/1.2 W
Sein: 10W x 2 nos
P x L x T: 2.140 x 845 x 1.140 mm (tanpa spion)
Jarak sumbu roda: 1.400 mm
Tinggi jok: 765 mm
Ground clearance: 170 mm
Berat isi: 191 kg
Kapasitas bahan bakar: 15 liter (5 liter cadangan)
Tipe rangka: Twin downtube spine frame
Suspensi depan: Telescopic fork 41 mm 130 mm travel
Suspensi belakang: Twin tube emulsion shock absorbers 6 step adjustable preload
Pelek depan: Alloy wheel 19 inci
Pelek belakang: Alloy wheel 17 inci
Rem depan: Single disc 300 mm 2 piston floating caliper
Rem belakang: Single disc brakes 270 mm 1 piston floating caliper
ABS: Dual channel

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *