Eks Menpora Ganteng Malaysia Didakwa Korupsi Dana Parpol – AEOmedia

  • Whatsapp
Eks Menpora Ganteng Malaysia Didakwa Korupsi Dana Parpol

AEOmedia.com: Eks Menpora Ganteng Malaysia Didakwa Korupsi Dana Parpol, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Eks Menpora Ganteng Malaysia Didakwa Korupsi Dana Parpol, Kami merangkum informasi dari internasional ini dari beraneka ragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Eks Menpora Ganteng Malaysia Didakwa Korupsi Dana Parpol.

– – Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman dihadapkan ke Mahkamah Sipil, Kamis (22/7). Eks Menpora yang sempat menyedot perhatian publik karena parasnya yang tampan itu dituduh melakukan penyalahgunaan dana partai politik sebesar RM 1 juta (Rp 3,4 miliar) dan menyalahgunakan sumbangan RM 120.000 (Rp 408 juta) untuk kampanye Pemilihan Umum ke-14, dikutip dari Antara.

Read More
Baca :  Jutaan Dosis Vaksin Pfizer di Hong Kong Terancam Dibuang - AEOmedia

Sejumlah anggota parlemen dan politisi turut hadir memberikan solidaritas di Mahkamah Syesyen atau Mahkamah Sipil yakni Hannah Yeoh, Fahmi Fadzil dan Tian Chua.

Anggota parlemen asal Muar tersebut mengakui dua dakwaan ketika dibacakan kepadanya di hadapan hakim Azura Alwi dan mengaku tidak bersalah atas kedua dakwaan tersebut.

Saat persidangan politisi yang saat ini bergabung dengan Partai Muda tersebut didampingi penasihat hukum utama Gobind Singh yang juga mantan Menteri Komunikasi pada era pemerintahan Pakatan Harapan, Datuk Ambiga Sreenavasan dan Muhammad Asraf Mohamed Tahir.

Sebagai Ketua Angkatan Bersatu Anak Muda (Armada) Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) Syed Saddiq yang telah dipercaya mengelola dana Armada telah menyalahgunakan amanah dengan membuat pengeluaran uang RM1 juta melalui cek CIMB tanpa persetujuan Majelis Pimpinan Tertinggi Bersatu.

Baca :  Pendapat Britney Spears Tentang Dokumenter Terbaru Soal Dirinya - AEOmedia

Syed Saddiq juga menghadapi tuduhan menyalahgunakan uang sumbangan untuk kampanye Pemilihan Umum ke-14 (PRU14) sebanyak RM 120.000 yang digalang melalui rekening Maybank Islamic Berhad milik Armada Bumi Bersatu Enterprise.

Terhadap tuduhan tersebut Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Datuk Seri Anwar Ibrahim ikut memberikan pernyataan.

“Saya terpanggil untuk menyatakan posisi saya atas tuntutan Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) terhadap Syed Saddiq dalam bentuk ancaman politik yang juga saya dan rekan-rekan lainnya angkat baru-baru ini,” katanya.

Syed Saddiq sebelumnya merupakan menteri yang berasal dari Partai Bersatu pimpinan Mahathir Mohamad era pemerintahan Pakatan Harapan. Namun, partai tersebut kemudian pecah yang salah satunya dipimpin oleh Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin yang kemudian membentuk pemerintahan Perikatan Nasional.

Baca :  Pengamat: PPKM Darurat Cukup Satu Kali Saja, Jangan Sampai Ada Lagi! - AEOmedia

Syed Saddiq kemudian memilih bergabung ke Partai Muda dan meninggalkan Mahathir Mohamad serta Muhyiddin Yassin

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *