Menang di Melaka, UMNO Bisa Dorong Percepatan Pemilu – AEOmedia

  • Whatsapp
Menang di Melaka, UMNO Bisa Dorong Percepatan Pemilu

AEOmedia.com: Menang di Melaka, UMNO Bisa Dorong Percepatan Pemilu, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Menang di Melaka, UMNO Bisa Dorong Percepatan Pemilu, Kami merangkum Hotline News dari luar negeri ini dari beraneka macam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Menang di Melaka, UMNO Bisa Dorong Percepatan Pemilu.

– Koalisi Barisan Nasional (BN) menang telak di pemilu Melaka, Malaysia, Sabtu (20/11). Mereka menguasai 21 di antara 28 kursi di negara bagian tersebut. Koalisi Perikatan Nasional (PN) hanya menang 2 kursi dan Pakatan Harapan (PH) 5 kursi. Dengan kata lain, BN menguasai lebih dari tiga perempat kursi.

Read More
Baca :  Kursi Panas Perdana Menteri Malaysia, Dalam 3 Tahun Dijabat 3 Orang - AEOmedia

Melaka selama ini menjadi basis UMNO dan koalisi BN yang dipimpinnya. Namun, dalam Pemilu 2018, mereka kalah di Melaka dan juga dalam pemilu nasional oleh PH. Saat itu PH meraih 15 kursi di Melaka. Negara bagian tersebut ibarat tolok ukur kekuatan BN. Kemenangan itu juga milik mantan PM Najib Razak. Sebab, politikus yang terjerat kasus korupsi itulah yang memimpin kampanye BN di Melaka. Selama 12 hari kampanye, dia kerap tampil di muka publik.

Kemenangan BN di Melaka diyakini akan menggoyang kepemimpinan UMNO. Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi tak bisa memimpin kampanye karena tengah dirawat di Jerman. Kemenangan di Melaka bisa jadi poin bagi Najib, jika ingin kembali menjadi petinggi UMNO.

Baca :  Alami Krisis Covid-19, Malaysia Siapkan 1,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac - AEOmedia

’’UMNO menang karena mereka jauh lebih disiplin. Pemenang terbesar di pemilu ini tentu Najib. Dia adalah tokoh kunci kampanye di Melaka,’’ ujar James Chin, analis politik di University of Tasmania, seperti dikutip Agence France-Presse.

Selain itu, UMNO masih memanfaatkan strategi lama. Yakni, berkampanye langsung untuk wilayah-wilayah pedesaan. Mereka mengerahkan mesin partai yang berada di level bawah dengan cara menggelar pertemuan-pertemuan skala kecil dengan penduduk. Hal itu berbanding terbalik dengan PH yang memilih melakukan secara online. Partai Keadilan Rakyat (PKR) yang dipimpin Anwar Ibrahim bahkan kehilangan semua kursinya yang berjumlah 11. Tahun ini, PKR tidak punya kursi satu pun di Melaka.

Baca :  Video Pilu Jelang Kematian Direkam Sesama Pasien Covid-19 di Malaysia - AEOmedia

Pemilu di Melaka adalah salah satu yang paling disorot di Malaysia. Sebab, wilayah tersebut memiliki komposisi ras serta pembagian perkotaan dan pedesaan yang mirip dengan rata-rata nasional. Pemilihan di Melaka dianggap sebagai penentu pemilu berikutnya.

Karena itu, beberapa pengamat menilai BN bakal mendorong digelarnya percepatan pemilu nasional. PM Ismail Sabri Yaakob yang memimpin Malaysia saat ini adalah anggota UMNO. Pemilu selanjutnya dijadwalkan pada 2023, tapi sangat mungkin digelar tahun depan. Ismail bisa membujuk Raja untuk membubarkan parlemen dan segera menggelar pemilu.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *