Rossi

AEOMedia.com, MotoGP – Kembali menjalani balapan kandang di San Marino, Valentino Rossi masih jadi salah satu perhatian utama saat seri ketujuh MotoGP 2020 digelar. Apalagi pekan lalu dia tampil oke, meski pada akhirnya gagal naik podium karena disalip Joan Mir pada lap terakhir jelang finis.

Besar harapan Yamaha dan juga pendukung tuan rumah untuk bisa melihat Rossi naik podium. Apalagi MotoGP 2020 akan musim terakhir dia bergabung dengan tim pabrikan Yamaha.

Tapi saat MotoGP Emilia Romagna baru berjalan dua putaran, kekecewaan itu sudah datang. Rossi, yang kembali memakai helm bertema viagra, mengalami crash. Rider 41 tahun itu memang mampu melanjutkan balapan. Tapi dia terus tercecer di belakang sampai akhirnya memutuskan menyerah dan masuk pit.

Kenapa Rossi akhirnya memilih menyerah dan tidak melanjutkan balapan? Itu terkait erat dengan performa motor Yamaha dan efek psikologis yang dia dapat usai crash. M1 yang ditunggangi disebut Rossi tak punya kecepatan.

“Saya ingin melanjutkan (balapan) karena kami sadar dengan perubahan yang terjadi pada motornya dan saya ingin mengetahui kecepatan. Saya sadar saya tak punya grip pada ban belakang, saya juga tidak cepat. Sulit untuk menemukan konsentrasi dan motivasi setelah crash,” ucap Rossi dikutip dari GPOne.

Gagal dapat poin membuat Rossi kini berada di posisi sembilan klasemen MotoGP 2020. Tapi jaraknya dengan Andrea Dovizioso di urutan teratas tak terlalu jauh, cuma 26 poin.