Pentingnya Vaksin Flu Cegah Koinfeksi Covid-19, Dokter Beri Penjelasan – AEOmedia

  • Whatsapp
Pentingnya Vaksin Flu Cegah Koinfeksi Covid-19, Dokter Beri Penjelasan

AEOmedia.com: Pentingnya Vaksin Flu Cegah Koinfeksi Covid-19, Dokter Beri Penjelasan, beraneka ragam informasi sehat itu mudah memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Pentingnya Vaksin Flu Cegah Koinfeksi Covid-19, Dokter Beri Penjelasan.

– Gejala flu dan Covid-19 sekilas memang mirip. Mulai dari pilek, demam, batuk, hingga sakit kepala. Makanya, seseorang saat mengalami flu pada era pandemi, seringkali panik karena khawatir terkena Covid-19. Itulah mengapa tak hanya vaksin Covid-19, dokter juga menyarankan pentingnya vaksin flu.

Read More

Dalam Hari Flu Sedunia, Kementerian Kesehatan, Indonesia Influenza Foundation (IIF), dan Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (PERALMUNI) bersama Sanofi Pasteur Indonesia mengedukasi masyarakat tentang penyakit flu dan pentingnya vaksinasi flu pada masa pandemi Covid-19. Inisiatif ini penting dilakukan, mengingat masih belum banyak yang memahami bahwa penyakit flu yang umum terjadi pada masyarakat dapat mengakibatkan komplikasi serius, terutama pada kelompok rentan.

Penyakit ganda yang disebabkan dua virus disebut dengan istilah koinfeksi. Vaksin flu diyakini bisa mencegah koinfeksi antara penyakit flu dan Covid-19. Pada masa pandemi Covid-19, terdapat kemungkinan koinfeksi penyakit flu bersamaan dengan infeksi virus Covid-19.

Baca :  Capai 92,1 Persen, Kesembuhan Covid-19 di RI Lebih Tinggi Dari Dunia - AEOmedia

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan saat ini, kasus Covid-19 sudah menurun seiring meningkatnya cakupan vaksinasi Covid-19. Namun, dia mengingatkan kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi sesuai dengan jadwal dan rekomendasi dokter demi melindungi diri dari penyakit infeksi yang berbahaya seperti influenza.

“Terlebih lagi, vaksinasi flu dinilai penting untuk mencegah timbulnya koinfeksi dengan infeksi virus Covid-19 yang dapat mengakibatkan komplikasi serius. Selain itu, pemberian vaksin flu dan vaksin Covid-19 dapat ditoleransi dengan baik sesuai prosedur vaksinasi,” jelas Nadia secara daring baru-baru ini.

Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof. DR. dr. Cissy B Kartasasmita, SpA(K). mengatakan, sangat penting untuk mengambil langkah pencegahan agar anak tidak terserang penyakit flu, khususnya pada masa pandemi ini, yang memungkinkan terjadinya koinfeksi antara penyakit flu dan Covid-19. Langkah pencegahan salah satunya dapat dilakukan melalui vaksinasi jika anak sudah berusia di atas enam bulan.

Ketua Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Prof. DR. dr. Samsuridjal Djauzi, SpPD, K-AI. mengatakan, vaksin flu memiliki efektivitas yang tinggi, dimana vaksin flu dapat meningkatkan kemungkinan pulih apabila kelompok berisiko tinggi tertular penyakit flu. Bagi kelompok berisiko tinggi, vaksinasi dapat dilakukan ketika pasien dalam kondisi yang stabil.

Baca :  Viral Foto Firli Bahuri Bagi-bagi Sembako Bareng Juliari - AEOmedia

“Jika penyakit komorbid sedang kambuh, vaksinasi sebaiknya dilakukan ketika kondisi pasien sudah pulih. Selebihnya, tidak ada syarat khusus bagi kelompok berisiko tinggi untuk melakukan vaksinasi influenza, kecuali jika mereka memiliki alergi terhadap bahan-bahan vaksin tersebut,” kata Prof Samsuridjal.

Kapan Harus Vaksin dan Berapa Dosisnya?

WHO merekomendasikan pemberian vaksin flu musiman sekali setahun pada individu mulai dari usia enam bulan hingga usia dewasa, khususnya untuk anak dan kelompok dengan risiko tinggi. Vaksin flu memiliki efektivitas selama satu tahun.

Untuk perlindungan optimal, perlu dilakukan pengulangan setiap satu tahun sekali karena jalur atau strain virus flu yang dominan beredar dapat berubah-ubah. Dengan vaksinasi, masyarakat akan terlindungi dari flu, dan apabila masih terserang penyakit flu, gejala dan akibat yang ditimbulkan tidak akan seberat yang tidak vaksin.

Anak merupakan kelompok usia yang rentan tertular flu yang mencapai 20 hingga 30 persen atau lebih tinggi dari orang dewasa yang hanya memiliki peluang 5 hingga 10 persen. Sebagai langkah pencegahan, vaksinasi flu dianjurkan untuk diberikan kepada anak secara rutin sekali setiap tahun, khususnya pada masa pandemi ini. Pemberian vaksin flu ​mampu menurunkan risiko influenza dan komplikasinya pada anak hingga 60 persen.

Baca :  Menunggu Keputusan Lanjutan PPKM Darurat, Pengusaha Harap-Harap Cemas - AEOmedia

Mengenai aturan vaksin, anak berusia di bawah sembilan tahun yang belum pernah diberikan vaksin flu perlu diberikan dosis vaksin flu sebanyak dua kali. Jeda waktu antara pemberian vaksin pertama dan kedua yaitu satu bulan.

Sedangkan untuk anak di atas usia sembilan tahun, pemberian vaksin flu harus dilakukan secara rutin setiap satu tahun sekali. Vaksinasi flu juga penting dilakukan pada kelompok berisiko tinggi, seperti lansia dan orang dengan kondisi medis kronis tertentu, untuk membentuk antibodi terhadap virus influenza.

“Jangan ada yang menderita atau meninggal karena penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi. Kami ingin mengingatkan semua orang pentingnya vaksinasi flu pada masa pandemi Covid-19. Pencegahan adalah langkah yang lebih baik daripada mengobati dan vaksin merupakan pencegahan primer, terutama pada masa pandemi seperti saat ini,” kata Head of Medical Sanofi Pasteur Indonesia, dr. Dhani Arifandi.

Kesimpulan
Dari sedikit fakta di atas semoga memberikan tambahan pengetahuan seputar dunia sehat itu nikmat dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Pentingnya Vaksin Flu Cegah Koinfeksi Covid-19, Dokter Beri Penjelasan Ini menjadikan anda semakin tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *