Suasana Covid-19 di Timur Tengah, 4 Negara Larang Salat Idul Adha – AEOmedia

  • Whatsapp
Jawapos

AEOmedia.com: Suasana Covid-19 di Timur Tengah, 4 Negara Larang Salat Idul Adha, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Suasana Covid-19 di Timur Tengah, 4 Negara Larang Salat Idul Adha, Kami merangkum Hotline News dari mancanegara ini dari Beragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Suasana Covid-19 di Timur Tengah, 4 Negara Larang Salat Idul Adha.

– – Sebanyak 4 negara di kawasan Timur Tengah melarang salat Idul Adha atau Hari Raya Kurban di tengah kekhawatiran penyebaran Covid-19. Pihak berwenang di Mauritania, Maroko, Oman dan Tunisia memerintahkan salat tidak diadakan sebagai tindakan pencegahan Covid-19.

Read More
Baca :  Vaksinasi Covid-19 di Jogja, Aqua Bantu Hidrasikan 5.500 Orang - AEOmedia

Sementara itu, Mesir, Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA) dan Yordania mengadakan salat dengan tindakan pencegahan, termasuk membatasi waktu salat dan mengadakan kotbah di halaman terbuka. Ribuan peziarah bermasker yang melakukan ziarah haji mengungkapkan harapan akan perdamaian dan berakhirnya pandemi Covid-19.

Arab Saudi, rumah bagi situs-situs paling suci Islam di Mekah dan Madinah, telah melarang jamaah dari luar negeri untuk tahun kedua berturut-turut dan telah membatasi masuk dari dalam kerajaan dalam kondisi khusus. Hanya 60 ribu warga dan penduduk Saudi, berusia 18 hingga 65 tahun, yang telah sepenuhnya divaksinasi atau pulih dari virus dan tidak menderita penyakit kronis, diizinkan berhaji.

Baca :  Singapura Mulai Vaksinasi Dengan Moderna, Sinovac Belum Diizinkan - AEOmedia

“Ini adalah perasaan yang tak terlukiskan bahwa saya dipilih di antara jutaan orang untuk menghadiri haji. Saya berdoa agar Tuhan mengakhiri masa-masa sulit yang telah dialami seluruh dunia,” kata seorang peziarah Palestina yang tinggal di ibu kota Saudi, Riyadh, Um Ahmed seperti dilansir dari Daily Sabah, Selasa (20/7).

Ia mengatakan dia kehilangan empat anggota keluarga karena virus, seperti yang dilaporkan Reuters. Peziarah tahun ini, mengenakan jubah putih yang menandakan keadaan suci, harus menjaga jarak sosial.

“Doa yang pertama adalah memohon kepada Tuhan untuk mengangkat pandemi ini, kutukan ini dan kesedihan ini untuk seluruh umat manusia dan untuk umat Islam, sehingga di tahun-tahun berikutnya mereka dapat menghadiri haji dan jutaan untuk mengisi ulang tempat-tempat suci ini,” kata seorang peziarah Suriah, Maher Baroody,

Baca :  Tol Probolinggo–Lumajang Masuk Kajian, Direncanakan Sepanjang 37,2 Km - AEOmedia

Menurut Anadolu Agency (AA) salat juga akan diadakan di Aljazair, Palestina, Libya dan Djibouti, sementara Bahrain mengatakan akan mengizinkan salat di dalam satu masjid dengan jumlah jamaah terbatas.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *