Tidak Bisa Ditawar Lagi, Australia Terbuka Mewajibkan Petenis Divaksin – AEOmedia

  • Whatsapp
Tidak Bisa Ditawar Lagi, Australia Terbuka Mewajibkan Petenis Divaksin

AEOmedia.com: Tidak Bisa Ditawar Lagi, Australia Terbuka Mewajibkan Petenis Divaksin, Beragam berita olah raga memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Tidak Bisa Ditawar Lagi, Australia Terbuka Mewajibkan Petenis Divaksin.

– CEO Tennis Australia, Craig Tiley, mengatakan bahwa petenis nomor satu dunia Novak Djokovic dan semua atlet lainnya wajib divaksin COVID-19 untuk dapat bertanding di grand slam Australia Terbuka yang akan digelar pada Januari mendatang.

Read More

Sebelumnya, Djokovic bersikeras menolak untuk mengungkapkan status vaksinasinya. Petenis Serbia itu mengatakan akan menunggu sampai ada keputusan pasti mengenai protokol kesehatan yang bakal diberlakukan oleh penyelenggara.

Baca :  Sejak Usiaku Masih Tujuh Tahun, Aku Sudah Bermimpi Juara Wimbledon - AEOmedia

“Ada banyak spekulasi yang berkembang tentang vaksinasi.  Namun ketika perdana menteri (negara bagian Victoria) mengumumkan bahwa semua orang di wilayahnya perlu divaksinasi, kami harus memastikannya kepada seluruh petenis,” kata Tiley dalam acara konferensi pers turnamen tersebut, dikutip dari Reuters, Sabtu.

“(Novak) telah mengatakan bahwa dia memandang ini sebagai masalah pribadi baginya. Kami senang dengan keputusannya itu karena dia tahu bahwa dia harus divaksinasi untuk bermain di sini.”

Pengumuman tersebut merupakan kesimpulan dari berbulan-bulan negosiasi antara Tennis Australia dan pemerintah negara bagian Victoria, yang bersikeras bahwa semua orang yang akan terlibat di Melbourne Park harus divaksin.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison telah membuka kesempatan bagi pemain yang tidak divaksin dengan mengatakan bahwa mereka akan diizinkan masuk ke negara tersebut jika mereka menjalani karantina 14 hari, namun negara bagian Victoria mengajukan pengecualian.

Baca :  Kejutan Besar, No 1 Dunia Main Jelek dan Ditumbangkan Ranking 33 Dunia - AEOmedia

Perdana Menteri negara bagian Victoria, Daniel Andrews, memastikan bahwa tidak ada pengecualian untuk pemain yang tidak divaksin.

Djokovic, yang memegang rekor 20 gelar tunggal putra Grand Slam sama seperti Rafa Nadal dan Roger Federer, akan berusaha memecahkan rekor tersebut dengan memenangi gelar Australian Open ke-10 jika dia memutuskan untuk bermain pada Januari.

Nadal menegaskan dia akan bermain di Melbourne Park tetapi Federer, yang seperti petenis Spanyol tersebut telah divaksin penuh, akan absen dalam turnamen tersebut karena belum pulih dari operasi lututnya.

Tiley mengatakan sekitar 80 persen dari pemain sekarang telah divaksin dan akan bermain di hadapan penonton turnamen Grand Slam yang akan dimulai pada 17 Januari.

Hal itu kontras dengan penyelenggaraan turnamen tersebut tahun lalu, yang digelar tanpa penonton dan tribun kosong hanya diisi oleh para pemain yang hampir semuanya telah menjalani di karantina hotel.

Baca :  Roger Federer Mundur? Tunggu hingga Dia Bangun Tidur - AEOmedia

Tiley mengonfirmasi bahwa di sektor putri sejumlah nama besar telah memastikan akan turun bertanding. Termasuk Serena Williams, yang bisa saja menyamai rekor 24 gelar Grand Slam terbanyak sepanjang masa milik Margaret Court dengan kemenangan kedelapan di Melbourne Park.

Tiley menambahkan, Naomi Osaka, yang tidak bermain sejak US Open, juga telah mengonfirmasi tampil di Melbourne bersama petenis nomor satu dunia Ash Barty.

Selain itu, juara US Open Emma Raducanu dan Leylah Fernandez juga akan hadir di lapangan.



Kesimpulan
Dari sedikit berita di atas semoga memberikan tambahan pendapat seputar dunia olahraga dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Tidak Bisa Ditawar Lagi, Australia Terbuka Mewajibkan Petenis Divaksin Ini menjadikan anda pasti tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *