Google Drive

AEOMedia.com, Software – Google mengumumkan mulai 13 Oktober 2020, Google Drive akan mulai mengosongkan tempat sampah secara otomatis tiap 30 hari sekali.

Sama dengan Gmail, pengguna tak perlu melakukan apapun untuk menghapus file di tempat sampah secara manual. Pengguna Google Drive kerap mungkin tahu, ketika mereka menghapus sebuah file, file tersebut tak benar-benar hilang.

Hal ini memang berguna ketika ada salah hapus file, kemudian ingin mengembalikannya. Namun, beberapa pengguna mungkin jengkel karena mereka ingin menjaga penyimpanan cloud mereka tetap rapi.

“Mulai 13 Oktober 2020, kami mengubah kebijakan untuk file di tempat Sampah pada Google Drive,” kata Google, sebagaimana dikutip dari Ubergizmo, Jumat (18/9/2020).

Google menambahkan, dengan kebijakan baru ini, file apapun yang dimasukkan ke tempat sampah Google Drive akan otomatis dihapus setelah 30 hari.

“Sebelumnya item sampah akan disimpan tanpa batas waktu, hingga tempat sampah dikosongkan secara manual oleh pengguna,” kata Google.

Masih terkait dengan Google Drive, belum lama ini layanan email milik Google, Gmail, beserta Google Drive down bersama-sama pada Agustus lalu.

Berdasarkan situs DownDetector, layanan Gmail dan Google Drive tumbang di berbagai negara di seluruh dunia. Salah satunya adalah di Indonesia.

Pengguna di Indonesia mengaku tak bisa mengunggah lampiran (attachment) file di Gmail. Akibatnya, pengiriman lampiran pesan pun terganggu.

“Kalau buka pesan normal, tetapi tidak bisa upload attachment sama send email,” kata seorang pengguna Gmail, Iskandar