Google Playstore pasar aplikasi milik google kembali harus menendang Totok apk, aplikasi serupa Whatsapp ini di kick dari playstore karena alasan tidak jelas.

Kabarnya Totok sudah pernah masuk Playstoer namun terkena tendang Google pada Desember 2019 silam. Alasan utama google menghapus Totok adalah aplikasi ini diduga bisa melakukan spionase atau memata-matai.

Aplikasi ini sudah didownload jutaan kali di Play Store. Kebanyakan penggunanya berasal dari Uni Emirat Arab (UAE), kemudian Timur Tengah, Afrika dan Amerika Utara. Aplikasi ini populer karena tidak diblokir.

Berdasarkan laporan New York Times, aplikasi ini memberikan akses kepada pemerintah UEA untuk memantau percakapan pengguna, melacak lokasi, menentukan koneksi sosial, dan melacak media, seperti dilansir dari 9to5Google, Senin (18/2/2020).

Pada Desember lalu, developer ToTok membantah tudingan memberikan akses ke pemerintah UEA. Mereka menyebut menghormati privasi dan keamanan data pengguna.

“Bukan hanya kami menghormati privasi dan keamanan, pengguna kami juga memiliki kontrol sepenuhnya pada data mereka yang ingin dibagikan kepada pihak ketiga,” ujar ToTok developer seperti dilansir dari The Verge.

Aplikasi ini secara resmi dikembangkan oleh Breej Holding, tetapi itu diyakini sebagai kedok untuk DarkMatter, sebuah perusahaan siber intelijen yang dijalankan oleh pejabat intelijen UEA dan mantan pegawai NSA dan intelijen militer Israel.

Software ini juga terhubung dengan Pax AI, sebuah perusahaan penambangan data yang terkait dengan DarkMatter yang beroperasi dari gedung yang sama dengan agen intelijen dan tempat yang disebut rumah oleh DarkMatter hingga saat ini software itu sendiri diyakini merupakan tiruan ringan dari aplikasi Cina, YeeCall.