Booster dengan Metode mRNA Dikatakan Lebih Tingkatkan Antibodi

Booster dengan Metode mRNA Dikatakan Lebih Tingkatkan Antibodi – AEOmedia

AEOmedia.com: Booster dengan Metode mRNA Dikatakan Lebih Tingkatkan Antibodi, beraneka macam informasi cara sehat memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Booster dengan Metode mRNA Dikatakan Lebih Tingkatkan Antibodi.

– Populasi saat ini dihadapkan beberapa pilihan vaksin Covid-19 lanjutan atau penguat (booster). Para ahli meminta masyarakat jangan memilih-milih vaksin, tetapi disesuaikan dengan ketersediaan yang ada. Sebab, semua yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pasti sudah melalui penilaian hasil riset dan uji klinis.

Namun, sejumlah ahli di dunia mengungkapkan pilihan vaksin booster lebih baik memilih dengan metode mRNA untuk semua penerima jenis vaksin primer pada awalnya (dosis 1 dan 2). Mengapa? Sebab hasil penelitian menunjukkan vaksin mRNA lebih tinggi meningkatkan antibodi.

“Di Inggris ada 3 jenis vaksin yang dapat digunakan sebagai booster, yaitu Pfizer, Moderna dan Oxford/AstraZeneca. Tetapi memang lebih dianjurkan penggunaan vaksin mRNA yaitu Pfizer atau Moderna sebagai booster, apapun jenis vaksin primer yang pernah diterima sebelumnya. Tetapi karena alasan medis atau alergi dan seseorang tidak dapat disuntik vaksin Pfizer atau Moderna maka tentu dapat diberikan vaksin AstraZeneca,” kata Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI dan Mantan Direktur WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama dalam keterangan resmi, Senin (17/1).

Baca juga :  Warga Filipina Bakal Disuntik Dosis Campuran, Sinovac dan Vaksin Lain - AEOmedia

Ia mengutip definisi booster oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Vaksinasi booster, diberikan pada mereka yang sudah selesai mendapatkan vaksinasi Covid-19 primer dimana dalam perjalanan waktu ternyata imunitas dan perlindungan klinisnya menjadi berkurang dan tidak sesuai dengan yang dibutuhkan. Booster bertujuan mengembalikan efektifitas vaksin sehingga membaik kembali.

“Vaksinasi tambahan yaitu pemberian vaksin yang mungkin dibutuhkan sebagai tambahan dari vaksinasi primer karena respon imun yang didapat dari vaksin primer ternyata tidaklah memadai, seperti pada mereka dengan gangguan imunologis tertentu, dan kadang-kadang juga mungkin pada sebagian orang usia lanjut,” jelas Prof Tjandra Yoga.

Tujuan vaksinasi tambahan, kata dia, adalah meningkatkan respon imun sehingga dapat memberi perlindungan memadai terhadap penyakit. Sampai akhir 2021 WHO mencatat setidaknya ada 126 negara di dunia yang sudah memberi rekomendasi untuk vaksin booster atau tambahan, dan lebih dari 120 negara yang sudah mulai mengimplementasikannya.

Ia menambahkan CDC Amerika Serikat merekomendasikan vaksin booster Pfizer-BioNTech atau Moderna COVID-19 setidaknya 5 bulan setelah pemberian vaksin primer mRNA vaccine (Pfizer-BioNTech atau Moderna), dan setidaknya 2 bulan setelah pemberian vaksin primer Janssen atau Johnson & Johnson. Jika booster Pfizer-BioNTech atau Moderna tidak dapat diberikan maka pilihan lain adalah booster dengan vaksin Jansen/Johnson & Johnson.

Baca juga :  Kemenkes Fasilitasi Penyandang Disabilitas Terima Vaksin Covid-19 - AEOmedia

Amerika Serikat juga merekomendasikan pemberian vaksin tambahan. Waktunya setidaknya 28 hari sesudah vaksinasi primer pada pada orang lanjut usia yang membutuhkannya, dan mereka yang dengan gangguan imunologis sedang dan berat, yaitu menerima pengobatan aktif untuk tumor atau kanker darah, penerima transplantasi organ tubuh dan konsumsi obat untuk menekan sistem imun, menerima transplantasi sumsum tulang dalam dua tahun terakhir atau mengkonsumsi obat yang menekan sistem imun, mereka yang didiagnosis gangguan imunologis sedang dan berat, seperti menderita ‘DiGeorge syndrome or Wiskott-Aldrich syndrome’, mereka dengan HIV yang mempunyai viral load tinggi atau angka CD4 rendah, atau tidak mengkonsumsi obat untuk mengatasi HIVnya, mereka yang mengkonsumsi obat steroid dosis tinggi otau obat lain yang mungkin dapat menekan sistem imunnya.

“Akan baik kalau kita di Indonesia juga mempertimbangkan pemberian vaksinasi tambahan selain pemberian booster yang sudah dimulai,” katanya.

Australia melalui Australian Technical Advisory Group on Immunization ATAGI juga memberi rekomendasi penggunaan vaksin mRNA seperti Moderna dan Pfizer sebagai booster. Pihak otoritas kesehatan Australia baru akan menggunakan vaksin AstraZeneca sebagai booster pada mereka yang vaksin primernya adalah AstraZeneca dan ada dalam kontraindikasi untuk mendapat booster dengan vaksin mRNA.

Baca juga :  Sinovac Siapkan Vaksin Terbaru Untuk Lawan Covid-19 Varian Delta - AEOmedia

Keunggulan Vaksin mRNA

Menurutnya, secara umum pada dasarnya pemberian booster dengan vaksin mRNA memang untuk meningktatkan antibodi ,yang disebut imunitas humoral, dan juga mengaktifkan sel T yang dikenal dengan imunitas seluler. Beberapa negara juga menggunakan vaksin Moderna setengah dosis untuk pemberian booster karena efek proteksi boosternya tetap terjamin baik.

“Dan tentunya juga dapat mencakup lebih banyak orang. Kebijakan di negara kita tentu sudah berdasar kajian oleh BPOM, ITAGI dan Kemenkes. Karena di dunia memang baru beberapa bulan ini digunakan pemberian vaksin booster maka sejauh ini dunia belum punya bukti ilmiah yang cukup kuat untuk menyatakan apakah nantinya diperlukan booster ulangan lagi, dan kalau diperlukan berapa lama jaraknya,” jelasnya.

“Kita juga tahu bahwa sudah ada negara yang memulai pemberian vaksin Covid-19 dosis ke empat pada warganya. Kita tunggu data ilmiah lebih lanjut yang tentunya menjadi dasar pengambilan kebijakan publik,” tutup Prof Tjandra Yoga.

Kesimpulan
Dari sedikit kabar di atas semoga memberikan tambahan pandangan seputar dunia cara sehat dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Booster dengan Metode mRNA Dikatakan Lebih Tingkatkan Antibodi Ini menjadikan anda semakin tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Booster dengan Metode mRNA Dikatakan Lebih Tingkatkan Antibodi – AEOmedia yang dipublish pada 17 January 2022 di website Berita Portal Online Terkini - AEOmedia.com

Leave a Comment