Biaya Sertifikasi Halal UKM Biasanya Rp 4 Juta, Sekarang Rp 650 Ribu

Biaya Sertifikasi Halal UKM Biasanya Rp 4 Juta, Sekarang Rp 650 Ribu – AEOmedia

AEOmedia.com: Kami merangkum informasi ini dari berbagai sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Biaya Sertifikasi Halal UKM Biasanya Rp 4 Juta, Sekarang Rp 650 Ribu.

–Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag secara resmi menerima pemasukan atas sertifikasi halal mulai 1 Desember 2021. Belum genap dua bulan, total penerimaan dari pendaftaran sertifikasi halal mencapai Rp 150 juta.

Kepala BPJPH Kemenag Muhammad Aqil Irham menuturkan, pada akhirnya mereka menerima pendapatan sebagai BLU untuk pertama kalinya. Penerimaan itu diperoleh dari tarif layanan sertifikasi halal.

Dia mengatakan ada beberapa ketentuan tarif sertifikasi halal. Di antaranya adalah untuk usaha mikro dan kecil (UMK) berlaku tarif Rp 0 melalui mekanisme self declare atau deklarasi halal secara mandiri.

Baca juga :  Pentingnya Sertifikasi Halal untuk Produk Kuliner Jenis Seafood

Sementara itu, biaya sertifikasi halal reguler untuk UMK dipatok Rp 650 ribu. Perinciannya, Rp 300 ribu untuk pendaftaran dan penetapan kehalalan produk. Kemudian Rp 350 ribu untuk pemeriksaan kehalalan produk oleh LPH.

’’Tarif baru ini jauh lebih murah,’’ kata Muhammad Aqil Irham.

Sebelum ada ketentuan tarif itu, biayanya cukup besar. Informasi yang diterima, instansi pusat maupun daerah biasanya mengalokasikan anggaran untuk fasilitasi sertifikasi halal untuk pelaku UMK sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta rupiah.

Menurut dia, penurunan biaya itu bagian dari komitmen afirmasi yang dilakukan pemerintah untuk pelaku UMK. Tujuannya untuk stimulasi, khususnya pada masa pandemi seperti sekarang.

Dia mengatakan, pemberlakuan peraturan tarif ini lebih meringankan pelaku usaha serta mendorong akselerasi sertifikasi halal. ’’Dengan begitu target 10 juta sertifikasi halal dapat kita capai,’’ papar Muhammad Aqil Irham.

Baca juga :  Sertifikasi Halal Pelaku Usaha Percepat Pemulihan Ekonomi - AEOmedia

Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH Kemenag Mastuki menambahkan, saat ini mereka berstatus sebagai Badan Layanan Umum (BLU) Kemenag. ”Jumlah (uang pendaftaran halal) yang masuk baru Rp 150 juta. Masih ada kendala sistem,’’ kata Mastuki pada Minggu (16/1).

Mastuki mengatakan, kendala itu di antaranya masih perlunya penyempurnaan sistem single payment. Sistem itu diterapkan karena pembayaran yang masuk ke BPJPH Kemenag harus didistribusikan untuk kepentingan sertifikasi halal.

”Yaitu didistribusikan untuk biaya audit di Lembaga Pemeriksa Halal (LBH). Kemudian untuk biaya sidang fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sampai penerbitan sertifikasi halal,” terang Mastuki.

”Saat ini masih proses konsolidasi data dengan sistem di LPH,” tambah dia.

Baca juga :  Ini Aturan Sertifikasi Halal untuk UMK, Ada Gratis dan Berbayar - AEOmedia

Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan perihal anda dari apa yang sajikan saat ini. Semoga artikel yang membahas Biaya Sertifikasi Halal UKM Biasanya Rp 4 Juta, Sekarang Rp 650 Ribu Ini menjadikan anda semakin tertarik dengan gratisnya pengetahuan dari internet.
[ad_2]
Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Dony

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Biaya Sertifikasi Halal UKM Biasanya Rp 4 Juta, Sekarang Rp 650 Ribu – AEOmedia yang dipublish pada 17 January 2022 di website Berita Portal Online Terkini - AEOmedia.com

Leave a Comment