Pep Guardiola

AEOMedia.com, Liga Champions – Formasi yang digunakan Pep Guardiola tak mampu bawa timnya lolos. Man City disingkirkan Lyon dengan skor 3-1 pada perempat-final Liga Champions di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Minggu (16/8) dini hari WIB.

Lyon unggul pada babak pertama lewat gol Maxwel Cornet pada menit ke-24. Man City baru mampu menyamakan skor pada menit ke-69 via Kevin De Bruyne.

Malapetaka hadir bagi City lewat sepasang gol Moussa Dembele. Ia membawa Lyon kembali memimpin pada menit ke-79, lalu menyegel kemenangan timnya pada menit ke-87.

Yang menjadi sorotan, Pep menurunkan formasi lini belakang yang tidak biasa. Ia memplot tiga bek tengah sejak menit awal, yakni trio: Fernandinho, Eric Garcia, dan Aymeric Laporte.

“Tidak, apa yang telah kami lakukan adalah mencoba menutupi titik lemah ketimbang mengeksplor kekuatan,” ucap Pep kepada BT Sport, selepas pertandingan.

“Pergerakan mereka luar biasa di area tertentu dengan menerapkan pola bermain dua lawan dua.”

“[Setelah] 15-20 menit awal babak pertama, itu luar biasa. Lalu, kami sedikit terlalu santun dan kesulitan menemukan ruang untuk menyerang. Dalam kondisi yang sama, kami bermain bagus pada 10-15 menit terakhir.”

“Kami menciptakan peluang, mencetak gol yang luar biasa, tapi sayangnya melewatkan kesempatan emas lain menciptakan gol lain,” pungkasnya.

Dengan hasil ini, Pep lag-lagi gagal mengantarkan Man City minimal menembus semi-final UCL.

Sejak dilatih Guardiola pada musim 2016/17, City hanya sanggup bertahan hingga perempat-final dalam tiga musim terakhir. Pada musim pertama Pep, David Silva dkk bahkan gugur di babak 16 besar.