Pengguna Whatsapp Saat Ini Mencapai 2 Milyar Aktif

Aplikasi Chat Whatsapp semakin banyak yang menggunakan bahkan sampai dengan data yang didapat akhir BUlan Januari 2020 kemarin. Penggunan aktif perbulan mencapai 2 miliar. Jumlah ini tentu jumlah yang sangat fantastis.

Dengan pengguna yang sangat besar seperti itu, bagaimana Whatsapp mengelola sistem keamanannya ?.

“Dengan senang hati kami memberitahukan bahwa mulai hari ini, WhatsApp mendukung lebih dari dua miliar pengguna di seluruh dunia,” ujar WhatsApp dalam keterangan pers, Jumat(14/2/2020).

Pencapaian ini cukup fenomena. Pasalnya, WhatsApp jadi aplikasi media sosial kedua yang memiliki pengguna aktif 2 miliar. Sebelumnya, Facebook mengklaim memiliki 3,5 miliar pengguna aktif pada 31 Desember 2019.

Soal keamanan, WhatsApp mengatakan setiap pesan pribadi yang dikirim diamankan dengan enkripsi end-to-end secara default. Enkripsi ini bertindak sebagai kunci digital yang tidak dapat dibuka, demi melindungi pengguna dari peretas dan pelaku kejahatan.

“Pesan hanya disimpan pada telepon Anda dan tidak ada orang lain di antaranya yang dapat membaca pesan atau menderkan panggilan Anda, bahkan kami pun tidak. Pembicaraan pribadi Anda hanya Anda yang tahu,” terang WhatsApp.

Tiga Fitur Keamanan WhatsApp
Selain enkripsi end-to-end, WhatsApp juga menghadirkan tiga fitur keamanan yang bila diaktifkan bisa meningkatkan keamanan dari aksi kejahatan. Berikut fiturnya:

1. Gunakan Two-step verification

WhatsApp memiliki fitur Two-step verification yang juga merupakan langkah yang berguna untuk mengamankan akun anda dari peretasan. Jadi, ketika anda memasukkan akun Whatsapp pada perangkat lain/baru, otomatis akan ada kode yang harus diisi terlebih dahulu sebagai akses masuk.

Untuk mengaktifkan Two-step verification untuk nomor Anda:

Buka WhatsApp> Pengaturan> Akun> Two-Factor Authentication > Aktifkan
Masukkan kode sandi 6 digit dikirimkan WhatsApp
Masukkan email pemulihan jika Anda lupa kode sandi.

2. Gunakan pengamanan sidik jari atau fingerprint lock

Fitur ini akan menghindarkan WhatsApp kamu dibajak oleh teman-teman yang iseng sebab fitur ini menggunakan pemindai sidik jari untuk membuka aplikasi WhatsApp di Android.

Caranya aktifkannya: Setting -> Account -> Privacy -> Fingerprint Lock. Setelah masuk ini kamu akan diminta memasukkan sidik jari dan menentukan berapa lama aplikasi WhatsApp akan menutup sendiri.

3. Gunakan Touch ID dan Face ID

Fitur keamanan ini hanya bisa dinikmati pada perangkat iPhone dengan minimal iOS 9. Jadi Touch ID sendiri merupakan fitur pengunci sidik jari, sedangkan Face ID dengan pemindah wajah.

Untuk mengaktifkan Touch ID dan Face ID, pengguna dapat membuka aplikasi WhatsApp > Settings > Account > Privacy > Screen Lock > aktifkan Touch ID atau Face ID. Pengguna dapat mengetuk untuk memilih jumlah waktu sebelum Touch ID atau Face ID diminta.