Angel Di Maria

AEOMedia.com, Liga Spanyol – Sebanyak 12 kartu kuning dikeluarkan wasit Jerome Brisard di laga PSG vs Marseille. Di penghujung pertandingan, lima kartu merah akhirnya juga keluar dari kantong sang pengadil.

Momen yang menjadi puncak dari tensi panas pertandingan adalah saat Neymar menempeleng kepala bek Alvaro Gonzalez. Keributan pecah, sehingga lima kartu merah keluar.

Masing-masing untuk PSG tiga orang, yakni Neymar, Layvin Kurzawa, dan Leandro Paredes. Sementara Marseille mendapat dua kartu merah, yakni Jordan Amavi serta Dario Benedetto yang diusir wasit.

Ribut-ribut Neymar dengan Alvaro sendiri kabarnya terjadi setelah bek tuan rumah dituduh melontarkan kata-kata rasis. Pelatih Marseille, Andre Villas-Boas tak yakin anak asuhnya melakukannya, dengan balik menuding Alvaro sudah diludahi oleh Di Maria.

Di media sosial, memang banyak beredar video Di Maria bersitegang dengan Alvaro. Meski tak kelihatan jelas aksi Di Maria, namun reaksi Alvaro memang terkesan diludahi, dengan memegang bagian wajahnya.

“Saya tidak tahu. Saya harap tidak [Alvaro berbuat rasis], tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepak bola,” kata Villas-Boas dalam wawancara dengan Telefoot.

“Ini kesalahan yang serius jika itu terjadi. Tetapi menurut saya tidak melakukannya. Sebelumnya, malah kami mengalami situasi dengan ludah dari Di Maria.”

“Ini adalah hal-hal yang harus dihindari dalam dunia sepak bola. Saya harap itu tidak akan menjadi hal yang tak terungkap dalam penampilan bersejarah ini,” harapnya.

Marseille sendiri menang 1-0 atas PSG di laga tersebut. Gol dicetak Florian Thauvin di babak pertama. Bagi PSG, ini menjadi kekalahan keduanya di Ligue 1 2020/2021, usai sebelumnya juga takluk dari Lens dengan skor 0-1.