Hubungan Korut-AS-Rusia Berpotensi Kian Buruk, Ini Penyebabnya – AEOmedia

  • Whatsapp
Hubungan Korut-AS-Rusia Berpotensi Kian Buruk, Ini Penyebabnya

AEOmedia.com: Hubungan Korut-AS-Rusia Berpotensi Kian Buruk, Ini Penyebabnya, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Hubungan Korut-AS-Rusia Berpotensi Kian Buruk, Ini Penyebabnya, Kami merangkum berita dari internasional ini dari Beragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Hubungan Korut-AS-Rusia Berpotensi Kian Buruk, Ini Penyebabnya.

– Hubungan Korut-Amerika Serikat-Rusia kemungkinan bakal kian buruk. Sebab, AS berupaya menjatuhkan sanksi kepada 8 warga Korut dan Rusia serta beberapa lembaga. Rusia ikut masuk dalam daftar karena dianggap mendukung program misil balistik Korut. Rencana itu diungkapkan sehari setelah negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un tersebut menguji coba rudal hipersonik.

Read More
Baca :  Putin Sebut Hubungan Rusia-AS Berada pada Titik Terendah - AEOmedia

’’Tindakan ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan AS untuk melawan senjata pemusnah massal Korut dan program rudal balistik,’’ ujar Wakil Menteri Keuangan Bidang Terorisme dan Intelijen Keuangan Brian E. Nelson Rabu (12/1) seperti dikutip CNN.

Negeri Paman Sam menuding Korut telah menggunakan perwakilan mereka di luar negeri untuk mendapatkan barang secara ilegal guna mendukung program senjata mereka. Uji coba yang dilakukan oleh Korut baru-baru ini adalah bukti bahwa Pyongyang terus mengembangkan program terlarangnya, di tengah seruan denuklirisasi dan diplomasi.

Departemen Keuangan mengatakan, lima warga Korut disanksi bertanggung jawab atas pengadaan barang-barang untuk senjata pemusnah massal dan program terkait rudal balistik. Salah satunya adalah Choe Myong-hyon yang berada di Rusia. Dia telah memberikan dukungan kepada Akademi Ilmu Pengetahuan Tingkat Dua Korea Utara (SANS). SANS sendiri termasuk dalam daftar lembaga yang disanksi.

Baca :  Korut Peringatkan Korsel soal Latihan Perang dengan AS - AEOmedia

Hanya berselang beberapa jam, Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield membuat pernyataan tambahan. AS mengusulkan agar Korut mendapatkan sanksi PBB karena melakukan enam uji coba misil balistik sejak September tahun lalu. ’’Semua uji coba tersebut merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB,’’ cuitnya.

Tidak diungkap dengan pasti usulan apa yang bakal dibawa AS ke PBB. Namun, sumber di internal diplomat AS mengungkapkan bahwa mereka akan meminta agar pihak dan lembaga yang masuk daftar sanksi itu dimasukkan juga dalam deretan sanksi PBB.

Usulan tersebut harus melalui komite sanksi Korut di DK PBB secara resmi. Ada 15 negara yang menjadi anggota komite tersebut. Keputusan harus diambil dengan suara bulat alias tidak ada yang boleh menolak. DK PBB terakhir bersuara bulat menjatuhkan sanksi ke Korut pada 2017.

Baca :  Rusia dan Ukraina Pamer Pasukan, Tiongkok Masuki Maritim Filipina - AEOmedia

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *