Booster Vaksin Virus Tak Aktif Tetap Manjur Lawan Omicron – AEOmedia

  • Whatsapp
Booster Vaksin Virus Tak Aktif Tetap Manjur Lawan Omicron

AEOmedia.com: Booster Vaksin Virus Tak Aktif Tetap Manjur Lawan Omicron, beraneka macam portal kesehatan memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Booster Vaksin Virus Tak Aktif Tetap Manjur Lawan Omicron.

– Populasi saat ini mulai mendapatkan vaksin dosis ketiga atau penguat (booster) untuk melindungi diri dari Covid-19. Sejumlah penelitian menyebutkan dalam memilih booster sebaiknya vaksin metode mRNA lebih efektif melindungi tubuh dari varian Omicron daripada memilih vaksin virus tak aktif (innactivated). Namun anggapan itu dibantah oleh data terbaru dari Sinovac yang menggunakan metodr vaksin tak aktif.

Read More
Baca :  Airlangga Beberkan Tantangan Ekonomi Indonesia Tahun Depan - AEOmedia

Sinovac Biotech Ltd merilis data terbaru yang menunjukkan 95 persen individu yang telah menerima tiga dosis CoronaVac memiliki antibodi penawar terhadap Omicron. Studi yang diterbitkan di bioRxiv ini diselenggarakan di Tiongkok dan meneliti respons imun CoronaVac, vaksin yang diinaktivasi –propiolakton, pada 120 peserta.

Hasil dari penelitian mendukung penggunaan tiga dosis imunisasi karena tingkat serokonversi dari antibodi penetralisir terhadap Omicron meroket dari 3,3 persen menjadi 95 persen untuk rangkaian dua dan tiga dosis masing-masing. Pada partisipan yang menerima tiga dosis, peneliti juga mengisolasi 323 antibodi monoklonal manusia yang berasal dari memori sel B, setengahnya mengenali receptor binding domain (RBD) dan menampilkan bahwa sebagian dari mereka memberikan netralisasi pada SARS-CoV-2 variants of concerns (VOCs).

Baca :  Pasien Membeludak, Humas Wisma Atlet: Yang Masuk Sampai 600 Orang - AEOmedia

Juru bicara Sinovac Pearson Liu mengatakan saat ini dunia terus bergulat dengan munculnya varian baru Covid-19. Ia mengklaim penelitian ini memberikan kepastian bahwa tipe vaksin nonaktif tetap efektif melawan Covid-19.

“Hasil ini juga mendukung tiga dosis imunisasi untuk memastikan perlindungan terhadap Covid-19, sebuah penemuan yang sejalan dengan saran dari WHO dan badan kesehatan di seluruh dunia untuk semua jenis vaksin Covid-19,” katanya secara resmi, Jumat (14/1).

Data terbaru ini muncul karena adanya penemuan baru yang menunjukkan bahwa satu bulan setelah dosis kedua,  CoronaVac memberikan respons Sel-T yang lebih tinggi dibandingkan dengan vaksin mRNA. Hal ini penting dalam mencegah penyakit serius, rawat inap, dan kematian.

Baca :  Menaker Sebut TKI yang Divaksin Sinovac Ditolak Beberapa Negara - AEOmedia

Temuan yang dipublikasikan pada bulan Desember 2021 ini berasal dari penelitian yang dilakukan oleh LKS Fakultas Kedokteran, The University of Hong Kong (HKUMed) dan Fakultas Kedokteran, The Chinese University of Hong Kong (CU Medicine). Data dari beberapa uji klinis menunjukkan bahwa CoronaVac diasosiasikan dengan minim insiden dan efek samping (KIPI) yang serius. (*)

Kesimpulan
Dari sedikit bahan di atas semoga memberikan tambahan pandangan seputar dunia cara sehat dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Booster Vaksin Virus Tak Aktif Tetap Manjur Lawan Omicron Ini menjadikan anda pasti tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *