Instruksi pakar hukum: Status Yosef dinaikkan dari saksi jadi tersangka – AEOmedia

  • Whatsapp
Instruksi pakar hukum: Status Yosef dinaikkan dari saksi jadi tersangka

AEOmedia.com | Berita Terkini : Instruksi pakar hukum: Status Yosef dinaikkan dari saksi jadi tersangka, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Instruksi pakar hukum: Status Yosef dinaikkan dari saksi jadi tersangka, Kami merangkum Hotline News ini dari berbagai sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Yosef Hidayah. Foto Ist.


Jalaludin Rumi – –

Trending

Pakar hukum Ricky Vinando menaruh curiga terhadap suami Tuti Suhartini dan ayah kandung Amalia Mustika Ratu, Yosef Hidayah. Bahkan, dia mengaku yakin, pria yang diketahui hobi bermain golf tersebut merupakan dalang utama di balik kasus pembunuhan Subang, Jawa Barat.

Melalui keterangan resminya, Ricky mengatakan, ada sejumlah bukti yang membuatnya yakin Yosef merupakan pembunuh Tuti dan Amel. Pertama, kata dia, ada keterangan saksi yang melihat Yosef di TKP tak lama setelah kejadian. Kemudian ditemukan bercak darah korban pada jaket yang dikenakannya.

“Jadikan Yosef sebagai tersangka. Saya tidak menuduh tapi secara hukum sudah ada begitu banyak keadaan yang saling bersesuaian dengan tindak pidana yang terjadi di TKP,” ujar Ricky, dikutip AEOmedia dari Beritasatu, Kamis 14 Oktober 2021.

Yosef Hidayah. Foto: Youtube.

Bukan hanya itu, Ricky juga mengira, banyak yang aneh dari keterangan Yosef selama ditemui wartawan di media. Itulah mengapa, dia meminta pihak kepolisian menaikkan status Yosef dari saksi menjadi tersangka. Lebih lagi, menurutnya, saat ini hanya Yosef satu-satunya sosok paling mencurigakan.

“Jadi, saran saya kepada penyidik jangan ragu-ragu lagi, alat bukti sudah cukup, naikkan saja status Yosef dari saksi sebagai tersangka dan jadikan Yosef sebagai saksi mahkota. Karena sudah terlalu banyak alat bukti petunjuk yang mengarah kepada diduga Yosef,” terangnya.

Jika polisi terus-terusan menunda penetapan tersangka, maka pelaku selamanya tak akan ditemukan. Sebab, sejak awal sudah diketahui, tak ada satupun saksi yang benar-benar melihat pembunuhan tersebut dengan jelas.

“Sampai lebaran kuda, kita tak akan pernah bisa menemukan saksi yang melihat langsung peristiwa pembunuhan, karena ini TKP-nya di dalam rumah, sudah pasti saat pembunuhan dilakukan semua pintu rumah ditutup, baik pintu depan dan belakang,” kata Ricky.


Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for:
AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *