arrow daftar

Mari mengait keuntungan dari usaha pembuatan strap masker – AEOmedia

AEOmedia.com: Mari mengait keuntungan dari usaha pembuatan strap masker, pada kesempatan kali ini AEOmedia.com akan membahas topik lain yaitu tentang Mari mengait keuntungan dari usaha pembuatan strap masker, Kami merangkum informasi ini dari berbagai sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Mari mengait keuntungan dari usaha pembuatan strap masker.

Memakai masker kini menjadi kewajiban di masa pandemi virus korona. Dan, keharusan menggunakan masker menciptakan peluang usaha baru. Salah satunya adalah tali pengait masker alias strap masker.

Ambil contoh, Bunga Dyana, pemilik Oh, Ok, But yang sudah melakoni usaha pembuatan strap masker sejak November 2020. Awalnya, ia membuat pengait masker sebetulnya untuk keluarganya saja.

Tetapi, strap masker besutan Bunga ternyata menarik perhatian para teman dan koleganya. Tak mau menyia-nyiakan peluang, ia pun langsung menjajakan strap masker buatannya, dengan bantuan sarana digital untuk pemasaran.

Baca juga :  Kenali, 6 cara kerja vaksin Sinovac lawan virus corona - AEOmedia

Hingga kini, minat konsumen untuk membeli pengait masker tetap tinggi. “Antusiasnya tinggi, per minggu saja ada pesanan sekitar 70 strap sampai 100 strap,” kata Bunga kepada KONTAN.

Ia membanderol strap masker buatannya mulai dari Rp 60.000 sampai Rp 80.000 per buah, tergantung dari desain yang konsumen minta. Sebab, dia menggunakan bahan manik-manik dalam membuat pengait masker. Nah, harga pengait masker ditentukan setelah si konsumen menentukan strap masker keinginannya, tentu sesuai model dan desain yang sudah Bunga bikin.

Bunga menawarkan beragam model dan desain strap masker. Untuk bahan strap yakni manik-manik dan bahan lainnya, ia mengklaim, berkualitas bagus supaya nyaman konsumen pakai.

Sayang, Bunga tidak memerinci omzet yang dia raup dari hasil jualan pengait masker besutanya. Yang jelas, usaha tersebut ia lakoni dengan riang gembira.
Karena itu, Bunga akan terus melanjutkan usaha strap masker. Kalaupun pandemi korona berakhir, ia akan tetap berinovasi di bisnis strap, misalnya, sebagai pengait kacamata. Dan tentu, terus memperbanyak desain dari strap.

Baca juga :  Tiongkok Dukung Indonesia Bangun Pusat Manufaktur Vaksin Covid-19 - AEOmedia

Sedangkan Haryati Natasya Putri, pemilik Little.swy baru saja memulai usaha strap masker di awal tahun ini. Dia tertarik terjun ke usaha kerajinan tersebut setelah melihat banyak orang yang memakai pengait masker.

Perempuan yang kerap dipanggil Tasya ini mengatakan, produk strap masker racikannnya punya ciri khas tersendiri yang berbeda dari produk pengait masker lainnya. Namun, ia tidak mengungkap perbedaannya.

Yang terang, dari sisi harga, strap Little.swy lebih terjangkau, yakni Rp 35.000 per buah. “Sejauh ini, peminatnya lumayan banyak, per minggu bisa bikin 5-10 I masker,” ungksp Tasya kepada KONTAN.

Setelah pandemi berakhir, ia akan terus menjalani usaha pengait masker lantaran dia melakukan dengan hati riang dan tanpa beban.

Baca juga :  Bangga Buatan Indonesia: Gemar Memakai Cincin Menghasilkan Fulus bagi Surya Aditya - AEOmedia

Konsultan bisnis dan waralaba DK Consulting Djoko Kurniawan menilai, usaha strap masker bisa bertahan hingga dua tahun ke depan. Asalkan, para pengusaha strap masker terus berkreasi dan melakukan inovasi produk mereka.

Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan anda dari apa yang sajikan saat ini. Semoga artikel yang membahas Mari mengait keuntungan dari usaha pembuatan strap masker Ini menjadikan anda semakin tertarik dengan gratisnya pengetahuan di internet.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Mari mengait keuntungan dari usaha pembuatan strap masker – AEOmedia yang dipublish pada 13 March 2021 di website Berita Portal Online Terkini - AEOmedia.com

Leave a Comment