Ajang pegelaran Elektronik terbesar di dunia MWC semakin terancam. Karena beberapa pesertanya memutuskan untuk mundur. Pada Kabar sebelumnya perusahaan elektronik besar seperti LG, dan Nvidia sudah memutuskan untuk mundur dari ajang tersebut.

Kali ini giliran perusahaan Digital dari Jepang Sony yang mengabarkan tidak akan menghadiri ajang tersebut.

Seperti yang diketahui, perhelatan Mobile World Congress atau MWC 2020 akan digelar sejak 24 Februari 2020 hingga 27 Februari 2020 mendatang di Barcelona, Spanyol.

Sayangnya, karena wabah virus corona yang kini begitu mengancam, beberapa vendor smartphone hingga teknologi diketahui memilih untuk mundur dari gelaran ini. Beberapa di antarnya adalah LG, Ericsson, Amazon, ZTE, hingga Nvidia.

Menyusul rentetan nama ini, Sony dilaporkan juga memilih untuk mundur dari gelaran MWC 2020 dengan alasan utama mengenai virus corona yang kini mewabah. Sony ingin mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan pelanggan, mitra, media, dan karyawan dan memilih untuk menarik diri dari MWC 2020 tersebut.

Walaupun begitu, Sony dilaporkan akan tetap memamerkan smartphone anyarnya yaitu Xperia. Tidak secara langsung, melainkan hanya melalui live streaming di YouTube.

Vendor smartphone asal Korea Selatan, Samsung dikabarkan sedang mengkaji keputusan tersebut untuk ikut mundur atau terus lanjut mengikuti gelaran MWC 2020.

Rumor menyebutkan bahwa vendor smartphone Samsung merasa bahwa MWC 2020 bukanlah ajang penting bagi Samsung. Mengingat Samsung telah mempersiapkan gelarannya sendiri yang bernama Galaxy Unpacked yang akan digelar dalam waktu dekat. Gelaran ini juga menjadi ajang Samsung memperkenalkan Samsung Galaxy S20 Series.

Menanggapi ketakutan para vendor smartphone mengenai virus corona yang mewabah, pihak panitia gelaran berjanji untuk melakukan penanganan serius dalam bidang medis untuk mengurangi ketakutan yang muncul.

Gelaran MWC 2020 tahun ini sepertinya akan sepi dan kalah populer dari gelaran-gelaran di tahun sebelumnya, mengingat sejauh ini banyak vendor smartphone dan perusahaan teknologi yang mundur.