Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna, Mana Vaksin Terbaik Untuk Booster?

Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna, Mana Vaksin Terbaik Untuk Booster? – AEOmedia

AEOmedia.com: Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna, Mana Vaksin Terbaik Untuk Booster?, beraneka macam berita terbaru sehat itu mudah memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna, Mana Vaksin Terbaik Untuk Booster?.

– – Indonesia mulai mengizinkan vaksin Covid-19 ketiga atau penguat (booster) mulai hari ini, 12 Januari 2022. Tahap pertama diberikan untuk lansia dan mereka yang memiliki riwayat gangguan imun atau immunocompromised. Sedikitnya ada beberapa jenis vaksin yang akan menjadi booster. Bingung memilih yang terbaik, tentu semuanya tetap memberi perlindungan tambahan setelah sebelumnya sudah divaksin dosis lengkap.

Ketua Komite Gabungan untuk Vaksinasi dan Imunisasi AS Profesor Andrew Pollard, mengatakan kepada The Telegraph bahwa memberikan booster kepada orang-orang setiap enam bulan. Ditambahkan, vaksin lebih lanjut harus menargetkan mereka yang rentan.

“Lebih banyak data diperlukan untuk menilai apakah, kapan dan seberapa sering mereka yang rentan akan membutuhkan dosis tambahan. Dan penting untuk semua usia di atas 60-an,” tegasnya seperti dilansir dari The Week, Rabu (12/1).

Baca juga :  Menko Luhut Imbau Libur di Dalam Negeri Agar Tak Bawa Varian Omicron - AEOmedia

Sebuah studi dari tujuh vaksin berbeda, yang diterbitkan di The Lancet bulan lalu, menemukan Pfizer dan Moderna sebagai booster paling kuat. Namun kemunculan varian Omicron telah memperumit gambarannya.

Lalu mana booster yang terbaik?

1. Booster Pfizer
Dalam perkembangan yang sangat positif, para peneliti di Israel menemukan bahwa tiga kali suntikan vaksin Pfizer memberikan pertahanan yang signifikan terhadap varian baru Omicron. Direktur Unit Penyakit Menular di Pusat Medis Sheba, Gili Regev-Yochay, mengatakan kepada Reuters bahwa dosis booster dari Pfizer meningkatkan perlindungan sekitar 100 kali lipat.

Dalam penelitian sebelumnya yang diterbitkan di The Lancet, mereka yang menerima dua dosis AstraZeneca dan kemudian menerima suntikan booster Pfizer memiliki peningkatan antibodi 25 kali lipat. Ketika booster Pfizer diberikan setelah dua kali suntikan Pfizer, tingkat antibodi meningkat lebih dari 8 kali lipat.

Temuan Lancet juga menunjukkan bahwa setengah dosis Pfizer dapat memiliki respons yang efektif sebagai booster seperti laporan The Washington Post. Pada bulan Oktober, uji coba penuh pertama dari efikasi booster jab menemukan bahwa dosis ketiga dari vaksin Pfizer Covid-19 memberikan kekebalan sangat baik terhadap virus.

Baca juga :  Keringat Berlebih saat Malam Bisa Jadi Gejala Tertular Omicron - AEOmedia

Raksasa farmasi itu menemukan bahwa suntikan vaksin 95,6 perse lebih efektif daripada dua suntikan dan plasebo dalam mencegah infeksi.

2. Booster Moderna
Dalam perkembangan lain yang menggembirakan, Moderna telah mengumumkan bahwa uji klinis terbaru menunjukkan vaksinnya secara signifikan meningkatkan tingkat antibodi dan menangkal varian Omicron seperti laporan The New York Times (NYT).

Hasil yang diterbitkan oleh perusahaan bulan lalu menunjukkan bahwa dosis booster 50 mikrogram yang saat ini diizinkan atau setengah dosis yang diberikan untuk suntikan pertama dan kedua, mampu meningkatkan tingkat antibodi hingga 37 kali lipat dari tingkat sebelumnya.

“Dosis penuh 100 mikrogram bahkan lebih efektif, meningkatkan kadar antibodi sekitar 83 kali lipat dibandingkan dengan hanya menerima dua dosis,” kata pihak Moderna.

Dalam penelitian sebelumnya, dosis penuh vaksin Moderna ditemukan meningkatkan kadar antibodi 32 kali lipat pada orang yang telah diberi dua dosis awal AstraZeneca. Antibodi meningkat 11 kali lipat pada mereka yang awalnya menerima dua dosis Pfizer.

3. Booster AstraZeneca
Sebuah laporan oleh NHS (National Health Service) atau Badan Keamanan Kesehatan Inggris pada bulan Desember menyarankan bahwa orang-orang yang telah mendapat dua dosis suntikan Oxford/AstraZeneca memiliki perlindungan yang jauh lebih rendah terhadap infeksi simtomatik dengan Omicron dibandingkan dengan Delta seperti laporan The Guardian.

Baca juga :  FDA AS Sebut Moderna Belum Penuhi Semua Kriteria Vaksin Booster - AEOmedia

Sebuah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa meskipun penguat AstraZeneca memang meningkatkan respons kekebalan pada orang yang telah menerima dua dosis. Tingkat perlindungannya tidak setinggi dari tusukan penguat Modern dan Pfizer.

Tetapi AstraZeneca mengumumkan bulan lalu bahwa bersama dengan universitas Oxford, pihaknya telah mengambil langkah awal dalam memproduksi vaksin varian Omicron.

Namun, NHS mengatakan bahwa beberapa orang bisa mendapatkan dosis booster vaksin Oxford/AstraZeneca jika mereka tidak dapat bisa disuntik vaksin Pfizer/BioNTech atau Moderna.

Kesimpulan
Dari sedikit keterangan di atas semoga memberikan tambahan pandangan seputar dunia sehat itu mudah dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna, Mana Vaksin Terbaik Untuk Booster? Ini menjadikan anda tambah tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna, Mana Vaksin Terbaik Untuk Booster? – AEOmedia yang dipublish pada 12 January 2022 di website Berita Portal Online Terkini - AEOmedia.com

Leave a Comment