Pembunuhan Subang, sopir Alphard adalah pelaku utama, pakai pihak ketiga – AEOmedia

  • Whatsapp
Mobil Alphard di Subang. Foto Youtube.

AEOmedia.com | Berita Terkini : Pembunuhan Subang, sopir Alphard adalah pelaku utama, pakai pihak ketiga, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Pembunuhan Subang, sopir Alphard adalah pelaku utama, pakai pihak ketiga, Kami merangkum berita terkini ini dari Beragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Kasus pembunuhan Subang belum juga terungkap meski sudah hampir memasuki 2 bulan. Sejumlah info terbaru terus bermunculan, seperti analisa mengenai siapa pelaku sebenarnya atas terbunuhnya ibu dan anak di Alphard, Jalancagak, Subang, 18 Agustus 2021 lalu.

Berdasarkan keterangan salah seorang saksi, Ajat, dia sempat melihat ada seseorang yang tengah memindahkan Alphard sekira pukul 06.00 di pagi kejadian. Ketika itu dia tengah membeli bubur ayam.

Dia tak menaruh curiga, karena dia anggap pemandangan seperti itu sangatlah biasa saja. Akan tetapi yang mengherankan, dua kendaraan yang dicurigai Polisi, yakni Avanza putih dan Nmax biru sudah tak ada di lokasi pada pagi jam 06.00.

Itu artinya, hanya tinggal seorang atau beberapa orang saja yang ada di lokasi ketika pagi sekira pukul 06.00 itu. Narasi itu setidaknya menjadi analisa Anjas di Thailand, youtuber yang kerap memperhatikan kasus ini di akun saluran berbagi videonya.

Pelaku utama adalah sopir Alphard

Jika Ajat tak melihat dua kendaraan yang terlibat seperti Avanza putih dan Nmax biru, namun kesaksian berbeda disampaikan oleh Dede Sopian. Dia adalah pemilik tempat pencucian mobil yang sempat dikunjungi sosok misterius diduga bagian dari para pelaku.

Di mana dari rekaman CCTV yang diperlihatkan Polisi padanya, Dede melihat sendiri ada sosok wanita berhijab keluar dari Avanza putih dan membuang kantong plastik ke tong sampah di tempat pencucian mobil.

Mobil Alphard di Subang. Foto Youtube.

Sosok itu selaras dengan sosok yang nampak dalam rekaman CCTV Dishub Kota Bandung dan Telkom sekira pukul 22.42, alias beberapa jam sebelum Tuti terbunuh. Si Wanita itu pula yang nampak tengah dibonceng oleh pria berjaket hitam dan berhelm kuning lengkap dengan setelan pakaian yang sama saat kepergok membuang barang bukti di tempat pencucian mobil.

“Nah kalau jam 06.00 mereka pergi, lalu Ajat lihat ada sopir yang mindahkan Alphard, saya duga dia adalah dalang pelaku pembunuhan ini. Apalagi jarak saat penemuan oleh Yosef (suami dan ayah korban) berdekatan sekali,” katanya dikutip -, Selasa 12 Oktober 2021.

Dia pula diduga kuat adalah orang yang kenal dekat dengan kedua korban. “Sementara orang-orang yang ada di Avanza putih dan Nmax biru itu adalah pihak ketiga, dia meminta bantuan orang lain untuk eksekutor,” katanya.

Pelaku pindahkan mobil

Analisa selanjutnya, pasti publik penasaran soal mengapa pelaku memindahkan mobil atau memasukkan jenazah ke dalam Alphard.

Kata Anjas, ada beberapa asumsi. Pertama, bisa jadi memindahkan mobil dengan posisi tak lurus dan berantakan ingin memframing kalau pelaku adalah orang yang tak bisa mengemudi. Atau bisa saja, pelaku sangat buru-buru karena sudah siang.

Akan tetapi Anjas melihat ada hal yang cukup aneh. Yakni jika pelaku benar-benar meastikan tak ada sidik jari di tubuh korban, dan semua benda yang dipegangnya, mengapa ada sidik jari Yosef tertinggal banyak di TKP.

“Kan sudah lihat betapa pelaku benar-benar ingin hilangkan jejak dengan memandikan kedua korban pakai sabun, agar tak ada sidik jari menempel. Tapi yang unik, masa pelaku yang begitu detail di lokasi, tapi kenapa ada sidik jari Yosef di sana, ada puntung rokok (DNA Danu) di sana, apakah itu keteledoran mereka,” katanya.

CCTV penampakan Avanza dan NMax diduga terkait pembunuhan Subang
CCTV penampakan Avanza dan NMax diduga terkait pembunuhan Subang. Foto tvOnenews.com

Atau, lanjut dia, merupakan bagian strategi framing para pelaku sebenarnya. Namun yang pasti, para pelaku memang bukan bermotif ekonomi, melainkan sakit hati, karena harta benda tetap di lokasi, dan tak ada perusakan saat mereka hendak masuk ke dalam rumah.

“Termasuk adanya sosok perempuan yang membuang sesuatu di tempat pencucian mobil. Ini juga ada dua kemungkinan, apakah ini framing, atau salah satu keteledoran. Sebab kalau dia orang dekat, pasti tahu dong ada CCTV di rumah tetangga korban,” katanya.

Andaipun jenazah ditaruh di Alphard oleh pelaku, diduga karena bagian dari framing ada dendam soal mobil Alphard, atau memang karena kesal dengan Alphard. Atau, kata dia, bisa jadi jasad itu hendak dibuang namun kesiangan.

“Makanya aku meniai diduga tubuh Amel digeret, karena mungkin jam segitu hanya tinggal 1 atau 2 pelaku saja di sana. Makanya karena digeret ditemukan jejak tanah, kalung Amel yang juga putus,” katanya.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *