No 1 Dunia Susah Payah Tundukkan Juara Spain Masters 2021

No 1 Dunia dari Indonesia Hadapi Tantangan yang Sangat Keras – AEOmedia

AEOmedia.com: No 1 Dunia dari Indonesia Hadapi Tantangan yang Sangat Keras, beraneka macam portal sport memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu No 1 Dunia dari Indonesia Hadapi Tantangan yang Sangat Keras.

Ganda putra nomor satu dunia dari Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menghadapi tantangan sangat berat dalam penyisihan grup Olimpiade 2020 yang berlangsung mulai 23 Juli mendatang.

Berdasarkan hasil undian yang dilakukan Kamis (8/7) malam di National Badminton Center, Inggris, Marcus/Kevin tergabung di Grup A bersama Lee Yang/Wang Chi-lin (Taiwan), Ben Lane/Sean Vendy (Inggris), Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy (India).

Marcus/Kevin datang ke Olimpiade tanpa turnamen pemanasan kompetitif apa pun pada tahun ini. Diperkirakan, Lee/Wang yang menjuarai tiga turnamen beruntun di Bangkok, Thailand, Januari lalu adalah lawan yang paling diwaspadai.

Lee/Wang juga lah yang mengalahkan Hendra/Ahsan di final BWF World Tour Finals 2020, Januari lalu.

Lane/Vendy dan Rankireddy/Shetty juga adalah kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, mereka mencatatkan hasil yang cukup baik dalam beberapa turnamen menjelang ke Tokyo.

Sementara jagoan Indonesia lainnya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga harus berhati-hati dengan lawannya di Grup D. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae (Korea Selatan), dan Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura (Kanada).

Baca juga :  Satu Pesawat, Mengapa Tim Indonesia Mundur dan Pemain Turki Tak WO? - AEOmedia

Choi/Seo bisa dibilang akan menjadi tantangan berat bagi Hendra/Ahsan. Pasalnya, berdasarkan catatan pertemuan keduanya di Thailand, pasangan peringkat kedua dunia itu tercatat kalah dua kali.

Hendra/Ahsan menyerah di tangan Choi/Seo pada babak perempat final Yonex Thailand Open 2021 dan babak penyisihan grup hari kedua BWF World Tour Finals 2020.

Pada nomor ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan mengawali perjalanan mereka di Tokyo melawan tiga pasangan di Grup A. Mereka tergabung dengan unggulan teratas Sayaka Hirota/Yuki Fukushima (Jepang), Chloe Birch/Lauren Smith (Inggris), dan Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia).

Dari sektor ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti bakal bersaing dengan Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang), Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark), dan Simon Wing Hang/Gronya Somerville (Australia).

Di nomor ganda, ada 16 pasangan yang dibagi ke dalam 4 grup. Para pemain akan melalui babak penyisihan grup terlebih dahulu. Dua pasangan peringkat teratas grup akan lolos ke perempat final.

Pada nomor tunggal, ada 42 pemain yang dibagi ke dalam 14 grup. Hanya satu pemain yang merebut status juara grup yang berhak melaju ke fase gugur yang dimulai dengan babak 16 besar.

Sementara itu, setelah menempuh perjalanan kurang lebih delapan jam dari Jakarta, tim Indonesia tiba di bandara Haneda, Tokyo, Jumat (9/7) pukul 08.45 waktu setempat.

Baca juga :  Ganda Putra Andalan Utama Indonesia Waspadai Kekuatan Britania Raya - AEOmedia

Setibanya di sana, tim yang beranggotakan 25 orang ini langsung menjalani serangkaian pemeriksaan. Itu termasuk tes deteksi Covid-19 melalui metode saliva atau ludah. Hal ini diungkapkan manajer tim Eddy Prayitno dikutip dari siaran pers dari PP PBSI.

“Puji Tuhan kami tim bulu tangkis Indonesia sudah tiba di Haneda. Tadi langsung menjalani tes saliva dan hasilnya semua negatif,” ucap Eddy.

Eddy mengatakan tim Indonesia dalam keadaan sehat, happy, dan penuh semangat. “Tim dalam kondisi baik dan sehat. Mereka happy dan semangat, apalagi setelah makan siang tadi di restoran bandara ha..ha,” ucap Eddy lantas tertawa.

Bagi tim Indonesia, ini adalah pengalaman pertama melakukan tes saliva sebagai deteksi virus Covid-19. Selama ini, mereka selalu menggunakan metode “colok” hidung dan tenggorokan. “Ini pertama kali saya tes saliva. Rasanya aman dan yang pasti tidak sakit,” kata Hendra Setiawan.

“Agak aneh ya karena biasanya tesnya kan dicolok hidung dan tenggorokan. Dengan ini lebih nyaman jadinya, apalagi di Kumamoto dan mungkin di Tokyo nanti kami ada tes setiap hari,” kata Hendra lagi.

Hendra juga menyampaikan cara tes saliva yang menurutnya sangat mudah. “Jadi kita tinggal buang ludah saja tapi tidak boleh berbusa. Nanti ada batas minimalnya tapi saya tidak tahu persisnya berapa. Sedikit sih yang pasti,” tandasnya.

Tim bulu tangkis Indonesia saat ini masih berada di bandara Haneda untuk menunggu penerbangan ke Kumamoto, yang dijadwalkan pada pukul 17.50 waktu setempat.

Baca juga :  Turun Peringkat, Terancam Tak Lolos, No 2 Indonesia Akui Agak Panik - AEOmedia

Berikut daftar lengkap undian wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo:

Ganda putra Grup A

Marcus Fernaldo Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia)

Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan)

Ben Lane/Sean Vendy (Inggris)

Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy (India)

Ganda putra Grup D

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Indonesia)

Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)

Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae (Korea Selatan)

Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura (Kanada)

Ganda putri Grup A

Sayaka Hirota/Yuki Fukushima (Jepang)

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia)

Chloe Birch/Leuren Smith (Inggris)

Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia)

Ganda campuran Grup C

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Indonesia)

Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang)

Mathias Christiansen/Alexander Boje (Denmark)

Simon Wing Hang Leung/Gronya Somerville (Australia)

Tunggal putri Grup M

Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia)

Lianne Tan (Belgia)

Thet Htar Thuzar (Myanmar)

Tunggal putra Grup G

Jonatan Christie (Indonesia)

Aram Mahmood (Tim Pengungsi)

Loh Keam Yew (Singapura)

Tunggal putra Grup J

Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia)

Gergely Krausz (Hungaria)

Sergey Sirant (Rusia)



Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan mengenai seputar dunia olahraga dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas No 1 Dunia dari Indonesia Hadapi Tantangan yang Sangat Keras Ini menjadikan anda semakin tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul No 1 Dunia dari Indonesia Hadapi Tantangan yang Sangat Keras – AEOmedia yang dipublish pada 11 July 2021 di website Berita Portal Online Terkini - AEOmedia.com

Leave a Comment