Antonio Conte

AEOMedia.com, Liga Europa – Inter Milan dengan materi pemain yang dimiliki jelas punya kans untuk menjuarai turnamen ini. Apalagi Conte sebagai pelatih sudah diakui kualitasnya dengan segudang taktik yang dimiliki.

Gagal menjuarai Serie A karena cuma selisih satu poin dari Juventus membuat Inter akan habis-habisan di sisa turnamen ini. Ujian teranyar adalah Bayer Leverkusen yang harus dihadapi di perempatfinal, Selasa (11/8/2020) dini hari WIB nanti.

Kebetulan Leverkusen juga jadi favorit juara bareng Manchester United dan Sevilla. Mengalahkan Leverkusen tentu akan penegas status tim unggulan di turnamen. Apalagi performa Inter belakangan lagi menanjak.

Dalam empat pertandingan terakhirnya, Inter selalu menang dan tak pernah kebobolan, termasuk saat mengalahkan Getafe 2-0 pekan lalu. Romelu Lukaku selaku striker utama lagi tajam-tajamnya.

Dengan kondisi yang lagi oke ini, tak ada alasan untuk Inter gagal di babak ini. Tapi, bagi Conte, status favorit bukanlah jaminan juara karena performa di lapangan yang menentukan bisa atau tidaknya Inter menjadi juara.

“Tidak ada favorit di laga seperti ini, sekali Anda mencapai babak perempatfinal dan semifinal, apapun bisa terjadi,” ujar Conte.

“Seperti yang saya bilang sebelum laga kontra Getafe, kami harus buktikan dulu apakah kami pantas lolos ke semifinal. Kami sudah buktikan kalau kami pantas ke perempatfinal saat menghadpai Getafe. Kini kami harus melakukan lebih baik lagi,” sambungnya.

“Kami harus positif, karena kami sudah bekerja setiap harinya mencapai tujuan utama ini. Kami tidak boleh mengakhiri turnamen ini dengan kekecewaan, karena jika kami tampil maksimal maka kami akan puas,” tutup Antonio Conte.