Jawapos TV

Khasiat Kembang Kecombrang Berpotensi Mengatasi Radikal Bebas – AEOmedia

AEOmedia.com: Khasiat Kembang Kecombrang Berpotensi Mengatasi Radikal Bebas, berbagai informasi sehat itu mudah memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Khasiat Kembang Kecombrang Berpotensi Mengatasi Radikal Bebas.

Kecombrang memiliki bau khas. Ada yang menyebut mirip dengan bau serai dan daun jeruk. Bau spesifik itu berasal dari kandungan 20 jenis senyawa minyak atsiri dengan konsentrasi terbanyak pada bunga. Dalam teori aromaterapi, minyak atsiri yang terkandung pada makanan dapat menjaga kesehatan saluran cerna. Misalnya, tidak mudah kembung dan mual.

MASYARAKAT Jawa mengenal betul bunga kecombrang secara turun-temurun. Bukan hanya keindahannya, aroma khas tanaman itu memang punya daya tarik tersendiri. Tumbuh subur di kawasan Asia Selatan, seluruh bagian tanaman, termasuk batang, daun, bunga, dan rimpang, memiliki bau spesifik.

Masyarakat Indonesia mengonsumsi bunganya sebagai sayuran. Ada pula yang mencampurkannya dengan masakan lain untuk sensasi bau yang spesifik tersebut. Contohnya, nasi goreng kecombrang. Ada juga masakan Bali yang menggunakan kuncup bunga untuk membuat sambal khas. Sedangkan orang Malaysia dan Thailand mengonsumsi pucuk muda dan kuncup bunga mentah sebagai salad.

Baca juga :  Kekuatan Jahe untuk Pengobatan, Gingerol dan Shogaol untuk Antiradang - AEOmedia

Kecombrang bernama ilmiah Etlingera elatior, sejenis tumbuhan rempah menahun berbentuk terna yang bunga, buah, serta bijinya dimanfaatkan sebagai bahan sayuran. Nama lainnya adalah honje, kincung, bungong kala, bunga rias, asam cekala, kumbang sekala, sambuang, serta lucu.

Seperti jahe, kecombrang berasal dari keluarga zingiberaceae. Jadi, tentu mempunyai manfaat bagi daya tahan dan kekuatan tubuh seperti jahe dan kerabatnya. Pengalaman dan dukungan ilmiah menunjukkan khasiat sebagai antioksidan, antiradang, antimikroba, antihiperurisemia, aktivitas antihiperglikemia, dan antitumor.

Kandungan Nutrisi Kembang Kecombrang

Selain warna bunga yang merah menyala serta rasa dan bau yang spesifik, ternyata tanaman tersebut punya nilai nutrisi yang tinggi. Contohnya, kandungan asam lemak tak jenuh, protein, asam amino, dan mineral. Juga, ada serat yang sangat tinggi konsentrasinya sehingga sesuai untuk menjaga kesehatan jantung, mengendalikan kadar kolesterol, dan mencegah sulit buang air besar.

Ada kandungan asam lemak jenuh, termasuk asam miristat, palmitat, stearat, yang tidak jenuh asam palmitoleat, linoleat, dan oleat. Karena itu, kecombrang dapat digunakan sebagai alternatif sumber asam lemak yang besar perannya pada proses fisiologis tubuh dan pelindung dari berbagai penyakit.

Yang menarik adalah kandungan asam amino, termasuk asam amino esensial dan nonesensial. Kadar asam amino nonesensial lebih tinggi dan ini mengindikasikan kerjanya sebagai antiradang, pendongkrak sistem imunitas, antioksidan, dan antimikrobial. Contoh asam amino nonesensial adalah asam glutamat dan aspartat. Kandungan mineral pada bunga adalah kalium, natrium, magnesium, dan fosfor. Terbukti kontaminasi logam berat kecil sekali sehingga aman pada pemakaian sebagai makanan.

Baca juga :  Bawang Putih, Kuat bak Superstar, Kandidat Obat Perbaikan Sistem Imun - AEOmedia

Antioksidan, Antitumor, Antibakteri, dan Antijamur

Ini adalah khasiat kecombrang yang menonjol dan perlu mendapat perhatian. Utamanya berkaitan dengan kesehatan sel dan pencegahan infeksi.

Peneliti Indonesia dalam artikel jurnal terbitan 2018 menganalisis aktivitas antioksidan daun, bunga, dan rimpang. Hasilnya memang berbeda-beda dan ternyata bunga menunjukkan aktivitas tertinggi. Aktivitas antioksidan itu terbukti berpotensi mengatasi radikal bebas yang dihasilkan tubuh. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dihasilkan pada proses metabolisme sel. Kalau jumlahnya berlebih, pasti merusak sel sehingga meningkatkan risiko terkena serangan penyakit, termasuk kanker.

Kandungan yang berperan sebagai antioksidan adalah senyawa golongan fenolik dan flavonoid. Kadar flavonoid yang tinggi diduga berperan secara langsung dalam mengatasi radikal bebas. Ada beberapa cara kerja, salah satunya melalui aktivasi enzim antioksidan. Melalui studi ini diketahui perlunya pengaturan suhu saat memasak kecombrang agar tidak merusak zat kandungan.

Artikel jurnal itu menguraikan juga hasil studi aktivitas antitumor ekstrak tanaman kecombrang. Uji pada berbagai kultur sel menunjukkan potensi sebagai antiproliferasi (anti perkembangbiakan sel). Ada dugaan khasiat itu berkaitan erat dengan khasiat zat kandungan flavonoid.

Baca juga :  Teh Bisa Perbaiki Memori, Tingkatkan Konsentrasi, dan Bantu Relaksasi - AEOmedia

Peneliti Malaysia juga menyatakan khasiat kecombrang sebagai antibakteri dan antijamur. Bakteri yang diujicobakan, antara lain, yang menyebabkan gangguan usus dan saluran napas. Khasiat antijamur berkaitan erat dengan kerja zat golongan fenol konsentrasi tinggi, yaitu derivat asam klorogenat. Kandungan tersebut mampu merusak dinding sel jamur. 

TIPS CARA MENGONSUMSI KECOMBRANG

– Sebagai sayuran, jangan dipanaskan secara berlebih.

– Zat kandungan mudah larut air, jadi jangan dicuci secara berlebih.

– Konsumsi secara teratur untuk mendapatkan manfaat bahan dari alam.

– Toksisitas rendah sehingga relatif aman.

– Jangan mengonsumsi secara berlebih.


*) Prof Dr apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas AirlanggaKanal Kesehatan Prof Mangestuti

Kesimpulan
Dari sedikit keterangan di atas semoga memberikan tambahan pikiran seputar dunia cara sehat dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Khasiat Kembang Kecombrang Berpotensi Mengatasi Radikal Bebas Ini menjadikan anda makin tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Khasiat Kembang Kecombrang Berpotensi Mengatasi Radikal Bebas – AEOmedia yang dipublish pada 9 January 2022 di website Berita Portal Online Terkini - AEOmedia.com

Leave a Comment