Jawapos TV

Gagal Paham soal Fenomena Aphelion dan Dampaknya – AEOmedia

AEOmedia.com: Gagal Paham soal Fenomena Aphelion dan Dampaknya, pada kesempatan kali ini AEOmedia.com akan membahas topik lain yaitu tentang Gagal Paham soal Fenomena Aphelion dan Dampaknya, Kami merangkum informasi ini dari beraneka macam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Gagal Paham soal Fenomena Aphelion dan Dampaknya.

KABAR palsu soal cuaca dan dinamikanya masih bermunculan di lini masa media sosial. Misalnya, informasi yang menyebut akan ada fenomena aphelion. Katanya, fenomena alam itu membuat suhu udara lebih dingin dari biasanya.

”Sekilas Info guyss. Besok, subuh, kita akan mengalami “FENOMENA APHELION.” Dimana letak Bumi akan sangat Jauh dari matahari.dimana jarak Bumi ke matahari perjalanan 5 menit cahaya atau 90.000.000 km Fenomena APHELION menjadi 152.000.000 kmatau 66% lebih jauh.jadi hawa nya lebih dingin,dan dampak nya kurang enak dibadan Krn gak terbiasa dgn suhu tsb,’’ begitu penggalan keterangan akun Facebook Karunia Indah Az Kamis (6/1).

Baca juga :  Klaim Keliru Penyebab Kematian Burung Pipit di Bali - AEOmedia

Keterangan selanjutnya menyebutkan bahwa fenomena itu berlangsung hingga Agustus mendatang. ’’Kita akan mengalami cuaca yg sangat dingin melebihi cuaca dingin sebelumnya,yg berdampak meriang, flu, batuk, sesak nafas, dll,’’ tulis akun tersebut (bit.ly/SuhuPalingDingin)

Tak ada sumber resmi yang disebut dalam informasi tersebut. Karena itu, perlu dipertanyakan kebenarannya. Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Adi Hermanto menegaskan informasi itu hoax. ’’Nggak benar itu. Hoax. Malah saat ini masuk perihelion atau titik terdekatnya bumi dengan matahari,’’ kata Adi kemarin (6/1). Meski saat ini bumi masuk pada titik terdekat dengan matahari, tidak ada pengaruh signifikan terhadap cuaca di bumi.

Dia menambahkan, fenomena aphelion memang ada. Dia menjelaskan, fenomena jarak terjauh bumi dengan matahari itu justru terjadi sekitar pertengahan tahun atau pada Juli. Sementara itu, suhu dingin yang terjadi akhir-akhir ini disebabkan curah hujan. Soal suhu pun, kata Adi, masih dalam batas kewajaran. ’’Suhunya normal 25 derajat Celsius,’’ katanya.

Baca juga :  Judulnya Anak Vanessa Meninggal, padahal Selamat dari Kecelakaan - AEOmedia

Pelaksana Tugas Deputi Klimatologi BMKG Urip Haryoko juga menegaskan bahwa penyebab cuaca dingin di beberapa wilayah di Indonesia pada awal 2022 bukan karena fenomena aphelion. ”Aphelion tidak berpengaruh signifikan terhadap suhu di bumi. Hal itu termasuk pada periode bumi letaknya lebih dekat dengan matahari (perihelion),’’ ujar dia.

Haryoko menambahkan, saat aphelion, posisi matahari memang berada pada titik jarak terjauh dari bumi. Namun, kondisi tersebut tidak berpengaruh banyak pada fenomena atmosfer permukaan. ’’Dengan begitu, cuaca dingin dalam beberapa hari terakhir bukan karena aphelion, tetapi karena faktor-faktor lain di luar sebab bumi berada di jarak terjauh dari matahari,’’ sambungnya.

Pada waktu yang sama, secara umum wilayah Indonesia berada pada periode musim hujan dengan masa puncak terjadi pada Februari 2022. Anda dapat membaca ulasan di bit.ly/FaktaAphelion.

Baca juga :  Hoax Petugas yang Membawa Rizieq ke Persidangan Online Langsung Sakit - AEOmedia

FAKTA

Fenomena aphelion, meskipun titik terjauh bumi dari matahari, tidak memengaruhi suhu bumi. Fenomena itu terjadi pada Juli.

Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan pandangan anda dari apa yang sajikan saat ini. Semoga artikel yang membahas Gagal Paham soal Fenomena Aphelion dan Dampaknya Ini menjadikan anda semakin tertarik dengan sangat mudah dapat info detail dari internet.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Gagal Paham soal Fenomena Aphelion dan Dampaknya – AEOmedia yang dipublish pada 8 January 2022 di website Berita Portal Online Terkini - AEOmedia.com

Leave a Comment