Ansu Fati

AEOMedia.com, Europa League – Gol ke gawang Ukraina di UEFA Nations League menjadikan Fati sebagai pencetak rekor termuda La Roja dengan usia 17 tahun 311 hari. Fati mematahkan rekor tersebut yang bertahan selama 95 tahun.

Karier sepak bola Ansu Fati yang merupakan kelahiran Guinea-Bissau dimulai dari La Masia, akademi Barcelona yang begitu terkenal.

Akan tetapi, sebelum masuk ke La Masia, ayahnya, Bori Fati tidak percaya dengan kemampuan anaknya tersebut. Fati terlahir dari keluarga pesepakbola, ayahnya Bori merupakan pemain di beberapa klub di kasta rendah liga Portugal. Dua anak tertua Bori, Braima dan Miguel lebih dahulu menjadi pemain bola.

Fati pindah ke Spanyol saat berusia 6 tahun dan akhirnya menetap di Herrera, Seville. Penyerang Barcelona itu pindah ke Herrera karena kakaknya bermain di Sevilla.

Meski demikian, Bori justru tidak tahu jika Fati memiliki kualitas untuk mengikuti jejak kedua kakaknya. Bori baru tahu fati memiliki kemampuan bermain bola dari sejumlah orang.

Sampai akhirnya Direktur Akademi Sevilla Pablo Blanco membawa Fati dan kakaknya Braima bermain di akademi tersebut.

Tidak lama setelah itu, Fati jadi perhatian dua klub raksasa di Liga Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.

Madrid menawarkan kondisi yang lebih dibanding Barcelona. Akan tetapi, Blaugrana bergerak lebih cepat dengan langsung menawarkan kontrak kepada Fati.

Pada usia 10 tahun Fati bergabung dengan La Masia. Sampai pada akhirnya menandatangani klausul pelepasan 100 juta euro pada 2019.

Fati dipanggil pelatih Ernesto Valverde ke skuad utama Barcelona pada usia 16 ketika Lionel Messi, Luis Suarez, dan Ousmane Dembele cedera.

Pada saat itu juga sejumlah rekor langsung dicatatkan Ansu Fati dan menjadi fenonemal di Camp Nou.

Fati tercatat sebagai pemain termuda kedua yang tampil untuk Barcelona setelah Vicente Martinez pada musim 1941/1942.

Ketika membobol gawang Osasuna pada Agustus 2019, ia menjadi pencetak gol termuda Blaugrana (16 tahun 10 bulan) dan juga pencetak gol termuda kedua di La Liga.

Pada musim 2018/2019, Fati jadi bintang kemenangan 5-2 Barcelona atas Madrid di putaran kedua La Liga. Rekor Fati tidak berhenti sampai di klub. Ketika dipercaya Luis Enrique di timnas Spanyol, Fati melanjutkan rekor tersebut.