Acara resepsi pernikahan merupakan acara yang diantnikan banyak para pasangan, bahkan untuk menyiapkan acara yang meriah mereka rela nabung jauh – jauh hari.

Namun malang nasib pasangan yang menikah asal Depok ini, mereka harus menelan pil pahit. Karena acara pernikahan tersebut tidak ada hidangan sama sekali.

Alhasil para tamu undangan pun tak bisa mencicipi makanan apapun.

Hal ini disebabkan oleh ulah wedding organizer (WO) yang tidak bertanggung jawab. Kisah pasangan pengantin di Depok ini viral oleh akun Instagram @depok24jam.

Postingan tersebut berisi suara yang diduga pengantin wanita yang sedang meminta tanggung jawab pihak WO tersebut.

Perempuan tersebut mengaku malu, pesta resepsi pernikahnnya tak berjalan dengan baik.

Tak terima acaranya tak berjalan lancar, ia pun meminta pertangunggjawaban sang WO.

“Apa yang kamu lakuin, semua orang melihat tidak ada makananya. Orang banyak. Itu gedung. Apa yang kamu lakuin kalau kaya gitu. Seandainya saya wo-nya, kamu kliennya, kamu sudah bayar lunas. Apa yang kamu lakuin? Saya tanya balik,” ujar perempuan itu.

Pasalnya pasangan itu sudah menyetorkan sejumlah uang kepada sang bos WO. Adapun bos dari wedding organizer itu adalah Anwar Said.

Jumlah uang yang mereka bayar sebanyak Rp 30 juta kepada Anwar Said, dan sudah dikumpulkan mereka selama 1,5 tahun.

“Benar-benar berat, kembang kempis semampunya saya sama calon istri nyari duit Rp 60 juta,” kata Prasetyo di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (4/2/2020). Anwar Said memiliki WO bernama Pandamanda, dan memiliki akun Instagram @gallery_pandamanda.

“Diketahui saat ini sudah hadir ada 28 orang yang merasa tertipu. Tetapi memang untuk eventnya itu baru dilaksanakan minggu depan sampai Agustus. Sudah kami data adalah 28 rata-rata sudah melakukan transfer Rp 50 sampai Rp 100 juta,” ujar Firdaus pada Selasa (4/2/2020).

Menurut laporan TribunJakarta.com, ternyata ada banyak pasangan pengantin yang tertipu wedding organizer Pandamanda.

Kasubag Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus mengatakan, awalnya memang ada yang merasa tertipu oleh WO lantaran saat acara resepsi pernikahan makanan tidak datang.

Kemudian, polisi pun mengamankan Anwar Said. Hasil pemeriksaan yang bersangkutan mengakui. Bahwa sementara pengakuannya itu terkait kesalahan di manajemen,” ujar Firdaus, dikutip TribunJabar.id, Rabu (5/2/2020).

Saat proses pemeriksaan berjalan, korban dari WO tersebut terus melapor.

Kasus serupa pernah terjadi Malaysia, sepasang pengantin Muhammad Haiqal Musa (27) dan kekasihnya, Siti Nabilah Othman (25) ditipu oleh WO.

Dilansir dari Intisari Online, Muhammad telah mengumpulkan uang sebesar 13.000 SGD atau sekitar Rp 134 juta untuk menggelar pesta pernikahan impiannya.

Namun, ia ditipu oleh WO. Mulai dari pencetakkan kartu undangan hingga acara ijab kabul, tidak ada fotografer yang datang.

Namun, uangnya tetap dikembalikan oleh sang pemilik WO. Namun, di tengah keputusasaan tersebut, sebuah keajaiban muncul. Sebuah katering pernikahan melihat unggahan Facebook salah satu pendamping pengantin pria.

Si pemilik katering kemudian meneruskan unggahan tersebut pada koki selebriti Syed Syah, yang kemudian menghubungi supplier-nya dan memesan bahan untuk membuat 1.000 porsi makanan.