Enam Hari Usai Divaksin Pfizer, Remaja Singapura Kena Serangan Jantung

Vaksin Booster Pfizer dan Moderna, Ahli AS Beberkan yang Terbaik – AEOmedia

AEOmedia.com: Vaksin Booster Pfizer dan Moderna, Ahli AS Beberkan yang Terbaik, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Vaksin Booster Pfizer dan Moderna, Ahli AS Beberkan yang Terbaik, Kami merangkum berita dari luar negeri ini dari berbagai sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Vaksin Booster Pfizer dan Moderna, Ahli AS Beberkan yang Terbaik.

– Sejumlah negara sudah mulai melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster di tengah meluasnya varian Omicron. Sejumlah vaksin juga sudah siap dan diklaim efektif sebagai booster untuk melawan Omicron. Salah satunya Pfizer dan Moderna. Lalu, mana yang terbaik?

AS mendesak agar setiap orang berusia 12 tahun ke atas mendapatkan booster Covid-19 setelah memenuhi syarat. Ini untuk membantu melawan Omicron yang sangat menular. Vaksin booster sudah dianjurkan untuk semua orang Amerika berusia 16 tahun ke atas.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mendukung suntikan booster Pfizer untuk remaja berusia 12 hingga 15 tahun dan merekomendasikan remaja berusia 16 dan 17 tahun. CDC juga merekomendasikan bahwa anak-anak antara usia 5 dan 11 tahun yang mengalami gangguan kekebalan sedang atau berat harus mendapatkan dosis ketiga pada 28 hari setelah dosis kedua mereka.

Baca juga :  Total Mencapai 4.241 Positif Corona Sampai 12 April 2020 di Indonesia

Pedoman baru AS mengatakan siapa pun yang menerima dua vaksinasi Pfizer dan memenuhi syarat untuk mendapatkan booster bisa mendapatkannya lima bulan setelah suntikan terakhir mereka, daripada enam bulan yang direkomendasikan sebelumnya.

Vaksin yang dibuat oleh Pfizer dan mitranya BioNTech adalah satu-satunya pilihan di AS untuk anak-anak dari segala usia. Departemen Kesehatan Masyarakat Illinois mengumumkan akan mengadopsi rekomendasi terbaru CDC bagi mereka yang berusia 12-15 tahun untuk mendapatkan dosis booster lima bulan setelah menerima dosis kedua.

“Kami tahu bahwa dosis booster vaksin Covid-19 dapat membantu memberikan perlindungan berkelanjutan terhadap varian Omicron,” kata Direktur IDPH Dr. Ngozi Ezike dalam sebuah pernyataan.

“Mengikuti rekomendasi CDC, dosis booster dianjurkan untuk mereka yang berusia 12-15 tahun yang menerima dosis kedua vaksin Pfizer-BioNTech lima bulan lalu,” kata pernyataan itu.

Departemen kesehatan Chicago mendukung keputusan itu dan mendorong semua warga Chicago yang memenuhi syarat, berusia 12 tahun ke atas, untuk mendapatkan dosis booster. “Apa pun jenis vaksin Covid-19 yang awalnya mereka terima,” kata Departemen Kesehatan Masyarakat Chicago dalam rilis.

Baca juga :  Kasus Suntik Vaksin Kosong Berakhir Damai, Perkara Akan Dihentikan - AEOmedia

Booster Pfizer 25 Kali Tingkatkan Antibodi

Pfizer mengatakan bulan lalu bahwa dosis booster mungkin menawarkan perlindungan penting terhadap varian Omicron baru meskipun dua dosis awal tampak kurang efektif secara signifikan. Pfizer dan mitranya BioNTech mengatakan bahwa sementara dua dosis mungkin tidak cukup protektif untuk mencegah infeksi, tes laboratorium menunjukkan booster meningkatkan antibodi 25 kali lipat untuk menangkal virus.

Demikian pula kepala vaksin FDA dr. Peter Marks mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa agensi membuat keputusannya untuk merekomendasikan dosis tambahan untuk orang yang lebih muda karena booster dapat membantu memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap varian delta dan omicron. Terutama karena Omicron sedikit lebih resisten terhadap antibodi yang diinduksi vaksin yang membantu menangkis infeksi.

Data dunia nyata dari Israel melacak lebih dari 6.300 anak berusia 12 hingga 15 tahun yang mendapat booster di sana setidaknya lima bulan setelah dosis Pfizer kedua mereka dan tidak menemukan masalah keamanan yang serius.

Baca juga :  Vaksin Sinovac dan AstraZeneca Dicampur, Manjur Lawan Varian Delta - AEOmedia

Booster Moderna 37 Kali Tingkatkan Antibodi

Moderna mengatakan bahwa suntikan booster Covid-19, yang hanya tersedia untuk mereka yang berusia 18 tahun ke atas, tampaknya memberikan perlindungan terhadap varian Omicron.

Dalam sebuah pengumuman bulan lalu, perusahaan obat tersebut mengatakan data awal dari pengujian laboratorium menemukan versi penguatnya yang saat ini digunakan di Amerika Serikat dan di tempat lain memberikan peningkatan tingkat antibodi untuk menetralisir virus. Tetapi juga ditemukan bahwa dosis ganda dari suntikan booster memberikan peningkatan yang jauh lebih besar pada level tersebut.

Perusahaan obat tersebut mengatakan bahwa penguat 50 mikrogram yang saat ini disetujui FDA ditemukan meningkatkan tingkat antibodi penetral terhadap omicron 37 kali lipat dibandingkan dengan tingkat pra-peningkatan. Sementara itu, ditemukan bahwa dosis penguat 100 mikrogram memberikan peningkatan 83 kali lipat dalam tingkat antibodi penetralisir.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Vaksin Booster Pfizer dan Moderna, Ahli AS Beberkan yang Terbaik – AEOmedia yang dipublish pada 7 January 2022 di website Berita Portal Online Terkini - AEOmedia.com

Leave a Comment