Data Belum Jelas, Filipina Ragu Gunakan Vaksin Sinovac untuk Lansia

Data Belum Jelas, Filipina Ragu Gunakan Vaksin Sinovac untuk Lansia – AEOmedia

AEOmedia.com: Data Belum Jelas, Filipina Ragu Gunakan Vaksin Sinovac untuk Lansia, berbagai berita terbaru sehat itu nikmat memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Data Belum Jelas, Filipina Ragu Gunakan Vaksin Sinovac untuk Lansia.

– – Filipina menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang menggunakan vaksin Covid-19 Sinovac untuk warganya. Namun vaksin tersebut belum digunakan untuk menyuntik lansia.

Departemen Kesehatan Filipina pada hari Senin (5/4) mengatakan, pihaknya masih menunggu data uji klinis Sinovac yang berbasis di Tiongkok yang menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 aman digunakan pada warga lanjut usia. Keputusan itu diambil setelah stok AstraZeneca di Filipina habis.

Baca juga :  Prioritas untuk Penduduknya, India Perketat Ekspor Vaksin AstraZeneca - AEOmedia

Pada akhir Februari, seorang pejabat Sinovac mengklaim bahwa vaksin mereka dapat digunakan oleh petugas kesehatan dan lansia. Pejabat Filipina Satgas Covid-19 juga mengatakan mereka ingin menggunakan vaksin itu untuk lansia karena efek sampinya minimal.

Namun, Food and Drug Administration (FDA) mengatakan, bulan lalu bahwa pihaknya hanya akan mengubah rincian otorisasi penggunaan darurat untuk Sinovac setelah menerima bukti hasil uji coba. “Sampai kemarin, ketika kami berbicara dengan FDA, Sinovac masih belum memiliki bukti tambahan yang kami butuhkan. Jadi kami menunggu meskipun kami sudah berkoordinasi karena kami tahu negara membutuhkannya karena dosis AstraZeneca kami sudah habis,” kata pejabat kesehatan Filipina Maria Rosario Vergeire seperti dilansir dari ABS CBN, Senin (5/4).

Baca juga :  Sekolah Dimulai, Ahli AS Ungkap Pentingnya Vaksin Covid-19 untuk Anak - AEOmedia

Filipina baru menerima 2,5 juta dosis vaksin Covid-19 dengan hanya 525 ribu yang berasal dari AstraZeneca dan sisanya dari Sinovac. Hanya AstraZeneca yang telah disetujui untuk penggunaan lansia berdasarkan otorisasi penggunaan darurat yang dikeluarkan oleh FDA. Ini karena uji klinis yang dilakukan oleh perusahaan yang berbasis di Eropa sudah tersedia pada pasien usia lanjut.

Baca juga: 2 Penyebab Utama Mengapa Usai Vaksinasi Tetap Bisa Positif Covid-19

Vergeire meyakinkan publik bahwa mereka berkoordinasi erat dengan Sinovac, sehingga EUA (izin penggunaan darurat) dapat diubah untuk memperluas penggunaan bagi warga lanjut usia.
Dari 2,5 juta dosis yang diterima, hampir 1,5 juta sudah didistribusikan. Dari jumlah ini, hanya 740 ribu yang telah divaksinasi. Pemerintah berencana untuk menginokulasi 70 juta orang Filipina pada akhir tahun untuk mencapai kekebalan kawanan tetapi telah dikritik karena lambatnya peluncuran vaksin. Hingga saat ini, diperkirakan vaksinasi belum menjangkau 1,8 juta tenaga kesehatan.

Baca juga :  Filipina Perpanjang Larangan Masuk 10 Negara, Termasuk Indonesia - AEOmedia

 

Kesimpulan
Dari sedikit kabar di atas semoga memberikan tambahan perihal seputar dunia kesehatan dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Data Belum Jelas, Filipina Ragu Gunakan Vaksin Sinovac untuk Lansia Ini menjadikan anda pasti tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Data Belum Jelas, Filipina Ragu Gunakan Vaksin Sinovac untuk Lansia – AEOmedia yang dipublish pada 5 April 2021 di website Berita Portal Online Terkini - AEOmedia.com

Leave a Comment