Lionel Messi

AEOMedia.com, Liga Spanyol – Pemain terbaik dunia enam kali Lionel Messi secara resmi menyatakan siap tinggal di Barcelona hingga kontraknya berakhir pada Juni 2021.

Pernyataan Messi juga mengakhiri polemik yang berlangsung sepanjang hari ini. Diawali dengan pernyataan resmi yang dikeluarkan agen sekaligus sang ayah, Jorge.

Lionel Messi mengakhiri drama terkait masa depannya di Barcelona. Pemain asal Argentina itu memutuskan bertahan di Camp Nou, Jumat (4/9/2020).

“Saya tidak mau membawa klub ke jalur pengadilan yang saya perkuat seumur hidup. Maka dari itu saya akan tinggal,” ungkap Messi.

Messi dan sang ayah yakin klausul transfer senilai 700 juta euro (sekitar Rp 12,2 triliun) dalam kontrak di Barcelona sudah tidak valid.

“Kami tidak tahu dokumen yang La Liga analisa. Atau atas dasar apa mereka dapat mengklaim bahwa kontrak tersebut berisi klausul yang tetap berlaku jika sang pemain memutuskan secara sepihak meninggalkan klub setelah musim 2019/2020 selesai,” tulis pernyataan Messi.

“Jelas La Liga melakukan kesalahan dalam mengintepretasikan kontrak. Bagian 8.2.3.6 di kontrak Messi dan Barcelona jelas menunjukkan klausul transfer tidak berlaku jika pemain (Messi) memutuskan kontrak sebelum akhir 2019/2020.”

La Liga sebelumnya mendukung sikap Barcelona yang menekankan berlakunya klausul transfer 700 juta euro. Maka, klub lain yang ingin menggunakan jasa Messi harus mengeluarkan dana sebesar itu.

La Liga lalu langsung merespon pernyataan Messi. Tidak sampai sejam setelah pemain asal Argentina itu bicara, operator kompetisi juga mempertegas posisinya.

La Liga menekankan klausul 700 juta euro dalam kontrak Messi di Barcelona tetap berlaku.

Mereka bahkan menuduh tim legal Messi bertindak sembarangan. “Penafsiran Messi bisa bebas meninggalkan Barcelona tidak sesuai konteks dan tidak dapat ditafsirkan secara harafiah,” tulis keterangan singkat La Liga.

Messi mengaku sudah mengungkapkan keresahannya kepada Barcelona dalam setahun belakangan. Dia ingin pergi dan memberi ruang bagi pemain muda.

Selain itu, Messi juga mengkritik manajemen yang dipimpin Josep Maria Bartomeu. “Klub butuh muka baru dan darah segar. Tidak ada rencana jelas di sini dalam waktu lama. Mereka hanya menutup lubang dengan gali lubang,” ungkapnya.