Thursday, June 30, 2022
spot_img

Hutang PLN bikin Istighfar, angkanya bisa bikin tepok jidat – AEOmedia

Must Read

AEOmedia.com | Berita Terkini : Hutang PLN bikin Istighfar, angkanya bisa bikin tepok jidat, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Hutang PLN bikin Istighfar, angkanya bisa bikin tepok jidat, Kami merangkum Hotline News ini dari beraneka ragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Menteri BUMN Eric Thohir sejak diberi mandate Presiden Jokowi memang langsung mendapat tugas cukup berat membenahi Badan Usaha Milik Negara yang penuh hutang. Belakangan hingga saat ini BUMN tersebut terus terlilit hutang PLN terlebih dalam kondisi pandemi yang terjadi sejak 2020 lalu.

Jajaran perusahaan plat merah ini, tak main-main memiliki hutang yang cukup besar dan cukup mengagetkan. Salah satunya yakni diungkap perusahaan Kereta Api Indonesia yang memiliki hutang mencapai ratusan miliar.

Perusahaan jasa angkutan darat ini, akibat pandemi diketahui mengikuti kebijakan protokol kesehatan selama pandemi dengan mengurangi penumpang dari kapasitas normalnya. Pengetatan perjalanan bagi masyarakat juga sempat ditiadakan dan mengurangi kapasitas perjalanan setiap kereta api.

Petugas PLN memperbaiki trafo listrik.
Petugas PLN memperbaiki trafo listrik. Foto: Antara.

Kondisi inilah yang membuat KAI mengalami kerugian dengan taksiran hutang mencapai ratusan miliar.

Hutang PLN bikin tepok jidat

Jika PT KAI sudah bikin shock dengan nilai hutang mencapai ratusan miliar, berbeda dengan perusahaan listrik negara (PLN) yang mencatatkan hutang lebih besar. Jumlah hutang tersebut diungkap Erick Thohir selaku Menteri BUMN.

Dalam catatannya, Erick mengungkap jika hutang PLN saat ini mencapai Rp500 triliun.Jumlah yang cukup bikin siapapun tepok jidat jika melihat angkanya. Sebagai Menteri Erick sendiri langsung melakukan beberapa langkah untuk menyehatkan perusahaan listrik milik negara satu ini.

Segala upaya pun dilakukan untuk menyehatkan perusahaan listrik pelat merah. Erick mengatakan, cara yang dilakukan ialah menekan 50% belanja modal (capital expenditure/capex).

PT KAI. Foto: Liputan
PT KAI. Foto: Liputan

“PLN itu utangnya Rp 500 triliun, tidak ada jalan kalau PLN itu tidak segera disehatkan. Salah satunya kenapa sejak awal kami meminta capex PLN ditekan sampai 50%, kalau bapak-bapak, ibu-ibu ingat waktu itu seperti itu,” katanya saat rapat dengan Komisi VI, Kamis 3 Juni 202`.

Dengan langkah tersebut, PLN diklaim mampu menekan Capex sampai 24 persen dan 24 trilliun untuk menghadapi cashflow yang lebih baik.

“Alhamdullilah PLN bisa menekan capex sampai 24%, Rp 24 triliun sehingga itu yang menjadi cashflownya lebih baik,” tambahnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta PLN melakukan negosiasi ulang utang PLN yang mencapai Rp 500 triliun. PLN diminta untuk melakukan negosiasi dengan bunga yang lebih murah.

“Alhamdulillah dari PLN sendiri sudah sampai negosiasi Rp 30 triliun,” katanya.

Menteri BUMN, Erick Thohir. Foto: Instagram @erickthohir
Menteri BUMN, Erick Thohir. Foto: Instagram @erickthohir

Kebijakan lain yang diambil Erick yakni melakukan banyak negosiasi ulang kepada perusahaan terkait tender maupun suku bunga pinjangan hutang yang jauh lebih rendah. Berdasarkan laporan terakhir, Erick bilang yang berhasil dinegosiasi Rp 25 triliun.

“Masih Rp 35 triliun, tetapi tanpa dukungan kementerian lain seperti contoh kompensasi PLN itu, hari ini diketok, baru dibayar 2 tahun lagi itu ada costnya. Alhamdulillah sekarang sudah dibayar 6 bulan,” katanya.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Uang Suami Milik Istri, Apakah Benar atau Salah ?

Kali ini, Aeomedia menulis dalam bentuk percakapan dan diskusi antara orang-orang di dekat pintu: "Uang suami adalah istrinya, dan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -