Gareth Bale

AEOMedia.com, Liga Spanyol – Gareth Bale tak masuk dalam rencana Zinedine Zidane dan tersisih dari tim inti Madrid. Dia cuma main 20 kali di semua kompetisi di sepanjang 2019/2020, 16 di antaranya di Liga Spanyol.

Kabarnya, hubungan Bale dan Zidane memang sudah lama tidak harmonis. Pelatih asal Prancis itu diyakini sudah ingin melepas Bale sejak musim panas 2018.

Musim panas tahun lalu, Bale nyaris pindah ke klub China. Namun, transfernya kemudian diblok di detik-detik terakhir.

Bicara soal masa depannya, Bale membuka peluang untuk kembali ke Premier League. Meski demikian, Bale menyadari keputusan ada di tangan Madrid.

“Kalau opsi itu muncul (minat dari klub Premier League), tentu akan saya lihat,” ujar Bale kepada Sky Sports News.

“Kita lihat saja apa yang akan terjadi, masih ada banyak waktu di bursa transfer dan juga yang lain. Waktu akan menjawab tapi saya pikir alasan utamanya adalah keputusan ada di tangan Real Madrid,” lanjutnya.

Bale sendiri masih terikat kontrak dengan Madrid sampai 2022. Namun, pemain berusia 31 tahun itu tak menutupi rasa frustrasinya karena beberapa kali upayanya untuk pergi dari Santiago Bernabeu dihalangi oleh Madrid.

“Saya mencoba untuk pergi tahun lalu, tapi mereka memblok semuanya di detik terakhir. Itu adalah proyek yang membuat saya tertarik tapi tidak terwujud,” ucap Bale.

“Ada kejadian lain di mana saya mencoba untuk pergi tapi klub tidak mengizinkannya atau mereka sudah melakukan sesuatu. Ini tergantung klub.”

“Saya ingin main, saya masih termotivasi untuk main sepakbola, jadi saya rasa ini tergantung klub. Mereka memegang kendali atas semuanya. Saya punya kontrak, yang bisa saya lakukan adalah meneruskan apa yang saya lakukan dan semoga ada yang muncul,” lanjut Bale.

“Saya masih 31 tahun, tapi saya merasa masih dalam kondisi bagus dan masih banyak yang bisa saya berikan. Kita lihat saja apa yang terjadi. Ini di tangan klub tapi mereka sejujurnya membuat segalanya jadi sangat sulit.”