Vitamin D3: Peran dan efeknya bagi kesehatan tubuh – AEOmedia

  • Whatsapp
Ilustrasi Makanan Mengandung Vitamin D. Foto: Lemonilo

AEOmedia.com: Kami merangkum Info Mau Sehat dari beraneka macam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Vitamin D3: Peran dan efeknya bagi kesehatan tubuh.

Beberapa literatur menyebutkan bahwa vitamin D3 merupakan bentuk paling alami dari vitamin D. Vitamin D3 berperan penting dalam mengatur kadar kalsium di dalam tubuh serta menjaga kekuatan tulang dan gigi.

Selain itu, vitamin D3 juga digunakan untuk mengobati penyakit tertentu. Vitamin D merupakan salah satu jenis vitamin yang larut dalam lemak.

Secara kimiawi, bentuk aktif dari vitamin D ada dua, yaitu vitamin D2 atau ergokalsiferol dan vitamin D3 yang disebut kolekalsiferol.

Vitamin D terlibat dalam penyerapan kalsium, fungsi kekebalan, serta melindungi kesehatan tulang, otot, dan jantung. Vitamin ini bisa diperoleh secara alami dalam makanan dan juga dapat diproduksi oleh tubuh saat kulit terkena sinar matahari.

Vitamin D2 hanya ditemukan pada makanan dari jenis tumbuh-tumbuhan tertentu, seperti jamur. Sedangkan vitamin D3 terbentuk secara alami ketika kulit terkena sinar matahari langsung.

Ilustrasi Makanan Mengandung Vitamin D. Foto: Lemonilo

Selain itu, vitamin D3 juga dapat dijumpai pada makanan yang berasal dari hewan, seperti:

  • Ikan laut, seperti salmon, tuna, dan tongkol
  • Minyak ikan dan minyak hati ikan kod.
  • Telur.
  • Susu dan olahannya, seperti keju dan yoghurt.
  • Hati sapi.
  • Sereal atau jus buah yang diperkaya vitamin D3.

Tidak hanya dari makanan, asupan vitamin D3 juga bisa diperoleh dari suplemen yang mengandung vitamin D3.

Peran vitamin D dalam modulasi sistem imun

Vitamin D dapat mengurangi transkripsi beberapa sitokin proinflamasi. Di lain sisi, vitamin D juga meningkatkan sitokin T helper yang bersifat anti-inflamasi. Vitamin ini juga memiliki efek anti-proliferatif pada sel T, khususnya sel T helper, dan menurunkan produksi antibodi sel B.

Berdasarkan hasil dua penelitian, yaitu penelitian Etten (2005) dan penelitian Hughes (2009). Peran penting vitamin D3 sebagai regulator imun bukan hanya karena interaksinya dengan sel limfosit T, tetapi juga interaksinya dengan antigen-presenting cell (APC).

Ilustrasi Vitamin D3. Foto: SehatQ
Ilustrasi Vitamin D3. Foto: SehatQ

Monosit yang terpapar vitamin D3 akan mengurangi major histocompatibility complex (MHC) kelas II. Pada akhirnya, vitamin D akan menghambat pengeluaran sitokin proinflamasi oleh makrofag serta meningkatkan regulasi peptida antimikrobial yang memiliki potensi antiviral.

Vitamin D juga mengurangi respons inflamasi terhadap infeksi SARS-CoV-2, di mana vitamin D mampu berinteraksi dengan protein angiotensin-converting-enzyme 2 (ACE2) sebagai reseptor masuknya virus SARS-CoV-2 (Mitchell, 2020).

Efek kelebihan vitamin D

Penelitian telah menunjukkan bahwa setiap tambahan 100 IU vitamin D3 yang dikonsumsi bisa meningkatkan kadar vitamin D darah rata-rata sebesar 1 ng/ml (2,5 nmol/l).

Namun, mengonsumsi vitamin D3 dosis tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan penumpukan berlebih di tubuh. Toksisitas vitamin D dapat terjadi ketika kadar vitamin D darah naik di atas 150 ng/ml (375 nmol/l).

Oleh karena vitamin D disimpan dalam lemak tubuh dan dilepaskan ke aliran darah secara perlahan, efek toksisitas dapat berlangsung selama beberapa bulan setelah seseorang berhenti mengonsumsi suplemen.

Sebaliknya, kita akan tidak dapat mencapai kadar vitamin D dalam darah yang sangat tinggi melalui diet dan paparan sinar matahari saja. Berikut ini adalah beberapa efek kelebihan vitamin D yang perlu diwaspadai:

Ilustrasi Vitamin D3. Foto: Hermina
Ilustrasi Vitamin D3. Foto: Hermina
  • Peningkatan kadar kalsium darah

Dilansir dari Health Line, vitamin D telah terbukti bisa membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan yang dimakan. Faktanya, ini adalah salah satu peran terpentingnya.

Namun, jika asupan vitamin D berlebihan, kalsium dalam darah dapat mencapai kadar yang dapat menyebabkan gejala yang tidak menyenangkan dan berpotensi berbahaya.

Gejala hiperkalsemia atau kadar kalsium darah tinggi yang bisa terjadi, meliputi: Gangguan pencernaan, seperti muntah, mual; Sakit perut; Kelelahan, pusing, dan kebingungan atau perasaan linglung; Haus yang berlebihan; Sering buang air kecil

  • Mual, muntah, dan nafsu makan buruk

Banyak efek samping dari terlalu banyak mengasup vitamin D terkait dengan kelebihan kalsium dalam darah. Ini termasuk mual, muntah, dan nafsu makan yang buruk. Namun, gejala ini tidak terjadi pada semua orang dengan peningkatan kadar kalsium.

  • Sakit perut, sembelit, atau diare

Merupakan keluhan pencernaan umum yang sering dikaitkan dengan intoleransi makanan atau sindrom iritasi usus besar. Namun, berbagai kondisi tersebut juga bisa menjadi tanda peningkatan kadar kalsium yang disebabkan oleh asupan vitamin D berlebih.

Ilustrasi Konsumsi Suplemen Vitamin. Foto: Popmama
Ilustrasi Konsumsi Suplemen Vitamin. Foto: Popmama

Karena vitamin D memainkan peran penting dalam penyerapan kalsium dan metabolisme tulang, mendapatkan vitamin D yang cukup sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang. Namun, terlalu banyak vitamin D dapat mengganggu kesehatan tulang.

Meskipun banyak gejala kelebihan vitamin D dikaitkan dengan kadar kalsium darah tinggi, beberapa peneliti mengungkap bahwa dosis tinggi juga dapat menyebabkan rendahnya kadar vitamin K2 dalam darah.

Salah satu fungsi terpenting vitamin K2 adalah menjaga kalsium di dalam tulang dan keluar dari darah. Diyakini bahwa kadar vitamin D yang sangat tinggi dapat mengurangi aktivitas vitamin K2.

Kelebihan vitamin D juga bisa menyebabkan gagal ginjal. Jika terlalu banyak kalsium dalam tubuh, endapan batu kalsium akan terbentuk di dalam ginjal. Alhasil, ginjal harus bekerja dua kali lebih keras untuk menyingkirkannya ke dalam urine.

Sebagian besar penelitian juga menyatakan bahwa toksisitas vitamin D akan menyebabkan risiko gagal ginjal yang lebih tinggi.

Pada dasarnya, vitamin D baik untuk kesehatan. Namun, sama seperti vitamin atau nutrisi lainnya, bila dikonsumsi berlebihan, vitamin D bisa jadi bumerang bagi tubuh.

Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan pikiran anda dari apa yang sajikan saat ini. Semoga artikel yang membahas Vitamin D3: Peran dan efeknya bagi kesehatan tubuh Ini menjadikan anda semakin tertarik dengan gratisnya pengetahuan dari internet.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *