Penyebaran wabah virus Corona semakin tak terkendali, Pihak Apple inc mengambil keputusan untuk menutup beberapa toko Apple di negara tersebut.

Tim Cook, CEO Apple pada Selasa mengatakan Apple menutup tokonya di Qingdao awal minggu ini sebagai tindakan pencegahan. Dua toko lagi, di Fuzhou dan Nanjing, kini juga ditutup karena mal-mal yang mereka tempati telah ditutup sementara.

China telah menjadi salah satu pasar terpenting Apple selama beberapa tahun terakhir. Pada awal 2015, China melampaui AS menjadi pasar iPhone terbesar Apple.

Bersama dengan penutupan toko Apple, sejumlah partner ritel juga menutup lokasi mereka. Menurut Cook, banyak toko yang tetap buka dan mengurangi jam operasional.

Perusahaan mengambil tindakan pencegahan ekstra untuk staf dan pelanggannya. Perusahaan memastikan kebersihan tokonya dan melakukan pemeriksaan suhu pekerja untuk memastikan mereka tetap sehat.

“Meskipun penjualan kami di area Wuhan sendiri kecil, lalu lintas ritel juga telah berdampak di luar area ini di seluruh negeri dalam beberapa hari terakhir,” kata Cook.

Apple memiliki pemasok di wilayah Wuhan, tetapi mereka memiliki sumber alternatif untuk komponen-komponen. Kabarnya, perusahaan sedang mengerjakan rencana mitigasi untuk menutup kemungkinan kehilangan produksi.