Anies Baswedan

AEOMedia.com, Kesehatan – Dilihat dari situs resmi milik Pemprov DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, Minggu (31/5/2020), jumlah pasien yang sembuh sebanyak 2.102 orang. Sedangkan pasien yang meninggal berjumlah 520 orang.

Adapun pasien yang dirawat di DKI berjumlah 1.823 orang. Selain itu, ada 2.827 orang yang melakukan isolasi mandiri. Berikut ini hasil pantauan kasus Corona di DKI per 31 Mei 2020 pukul 09.00 WIB:

Jumlah kasus menunggu hasil: 2.877
Jumlah kasus positif di titik kelurahan: 5.235
Jumlah kasus positif tercatat di luar Jakarta: 1.422
Jumlah kasus positif (lokasi belum diketahui): 615
Jumlah total kasus positif: 7.272
Jumlah total kasus keseluruhan: 10.149

Pada Jumat (29/5), dari total 7.053 kasus positif COVID-19 secara akumulatif, ada 2.007 orang (28 persen) yang dirawat di rumah sakit, 1.807 orang (26 persen) sembuh, 517 orang (7 persen) meninggal, dan 2.722 orang (39 persen) menjalani isolasi mandiri.

Jumlah pasien sembuh pertama kali melampaui jumlah pasien yang dirawat pada Sabtu (30/5). Dari total 7.151 kasus positif Corona, ada 1.848 orang yang dirawat, 2.003 sembuh, 519 meninggal, dan 2.781 menjalani isolasi mandiri.

Hal ini berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Sultra. Pasien sembuh dari virus Corona (COVID-19) di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus bertambah. Kini angka kesembuhan di Sultra kini mencapai 49,59 persen.

“Gugus tugas kembali melaporkan hari ini ada penambahan kasus sembuh sebanyak 9 kasus sehingga total kasus sembuh kita saat ini 121 orang atau 49,59 persen,” ujar Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal, Minggu (31/5/2020).

Dari 9 pasien sembuh, La Ode merincikan 1 pasien dari Kabupaten Kolaka Utara, 1 pasien di Kabupaten Kolaka, 6 pasien di Kota Kendari dan 1 pasien di Kabupaten Konawe Selatan.

Namun, La Ode juga mengumumkan adanya 3 kasus baru positif Corona. “3 kasus baru semua berasal dari Kabupaten Muna. Mereka pelaku perjalanan dengan KM Ngapulu dan KM Dorolonda. Penambahan kasus harian kita semakin baik dengan adanya tren penurunan semoga dengan ini penyebaran COVID-19 di Sultra dapat dikendalikan,” imbuhnya.